Putusan MA terhadap Terpidana Rusmayul Anwar Dipastikan Dieksekusi, Waktu Menunggu Perintah Kejaksaan Agung

PESSEL - Simpang siur terkait eksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap terpidana Rusmayul Anwar yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pesisir Selatan mulai memasuki babak baru. Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan mengaku, telah menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung terkait eksekusi tersebut, dan sudah diteruskan kembali ke Kejaksaan Agung melalui Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

"Salinan putusan sudah diterima Jumat, 16 April 2021 oleh Kaspidum kami. Kemudian kami membuat laporan secara berjenjang ke Kejati, lalu kami mendapat tembusan bahwa kejati pada tanggal 29 April meneruskan surat kami dan permohonan penangguhan pelaksanaan eksekusi dari terpidana ke Kejaksaan Agung, " ujar Kejari Pessel Donna Rumiris Sitorus, kepada wartawan di kantornya, Selasa (25/5/2021).

Terkait eksekusi, kata Kejari, pasti dilaksanakan secepatnya oleh Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan sesuai dengan admistrasi perkara hukumnya, namun pihaknya masih menunggu petunjuk dari Kejaksaan Agung.

"Kalau ekseskusi secara hukum yang melaksanakan adalah Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, karena perkara tersebut secara administrasi ada di Kejaksaan negeri Pesisir Selatan, "jelas Donna.

Perkara ini sudah menjadi atensi publik, sehingga terjadi simpang siur jadi tidaknya perkara ini dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan. Saat ditanya wartawan kapan kepastian eksekusi Putusan Mahkamah Agung oleh Kejari Pesisir Selatan, Donna menjelaskan akan segera dilaksanakan, menunggu petunjuk dan perintah dari Kejaksaan Agung.

"Kalau kita segera ya, Tadi sudah kami jelaskan tanggal 29 April surat diteruskan Kejaksaan Agung, jadi kami tinggal menunggu petunjuk selanjutnya, dan perintah selanjutnya dari pimpinan, "tegas Donna.

Selanjutnya, Donna juga berpesan kepada masyarakat, agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial, ia mengajak masyarakat Pessel tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan yang tidak jelas kebenarannya, atau hoax.

"Kami mengajak masyarakat lebih cerdas dalam bersosial media, jangan ikut menyebarkan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Jika ada yang mau ditanyakan silahkan datang langsung ke Kantor Kejari Pessel, untuk mengkonfirmasi informasi apappun, termasuk kasus ini, " ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan, sejumlah awak media ditolak oleh Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan saat hendak melakukan konfirmasi terkait proses hukum pengrusakan lingkungan yang menyandung Rusmayul Anwar, diketahui saat ini ia menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pesisir Selatan.

Namun, Kejari menilai hal itu hanyalah masalah miskomunikasi saja. Ia mengaku, saat didatangi awak media kebetulan saat itu sedang terburu-terburu untuk mengantarkan hasil tes Rapid Antigen para personil Kejaksaan Negeri ke Kejati Sumbar.

"Saya minta maaf, itu hanya kesalahan komunikasi saja. Kemarin saya terburu-buru ke Padang. Jadi, bahasanya mungkin kurang tepat kepada kawan-kawan wartawan. Buktinya sekarang kita bisa bertemu dalam pers confrence ini, " tuturnya. (h/kis)

RUSMAYUL ANWAR PESSEL DONNA RUMARIS SITORUS
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Buronan Kasus Pemalsuan, Penipuan dan TPPU...

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 275

Postingan Tahun ini: 870

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 209

Postingan Tahun ini: 2127

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 204

Postingan Tahun ini: 2098

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 151

Postingan Tahun ini: 375

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Dinkes Sumbar Targetkan 414.582 Stok Vaksin Habis September Ini
Bupati Way Kanan Hadiri Pembukaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan PAUD-HI
Polemik Tapal Batas di Tidore Utara, Ini Tanggapan Kabag Pemerintahan
Polda Sumbar Ungkap Perdagangan Miras Tanpa Izin, Pelaku Menjual Secara Online
Gusmiyadi Apresiasi PT Bridgestone "Respon Cepat Perbaiki Jalan Menuju Nagori Dolok Khataran