Berikan Stimulus Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19, Pemerintah Turunkan Tarif Listrik

Berikan Stimulus Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19, Pemerintah Turunkan Tarif Listrik

JAKARTA - Pemerintah  memutuskan untuk menurunkan tariff listrik  tujuh golongan pelanggan PT PLN (Persero), untuk periode Oktober hingga Desember 2020.

Tujuannya, memberikan stimulus terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19

Tarif listrik tujuh golongan pelanggan tegangan rendah sebelumnya adalah Rp1.467/kWh.

Harga ini turun menjadi Rp1.444, 7/kWh atau sekitar Rp22, 5 lebih murah untuk tiga bulan ke depan.

Penurunan  tariff listrik  ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan yang diberikan Menteri Energi dan Sumber Dya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif kepada Direktur Utama PLN melalui Surat No. 291/23/MEM.L/2020.

Dalam surat tersebut, Menteri ESDM memberikan arahan terkait penurunan tariff adjustment untuk pelanggan golongan rendah terhitung sejak 1 Oktober 2020.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK), Kementerian ESDM, Agung Pribadi, melalui laman Kementerian ESDM pada Sabtu, 3 Oktober 2020, memaparkan ketujuh golongan pelanggan listrik tegangan rendah (TR) yang dapat menikmati penurunan tarif listrik.

Tujuh golongan pelanggan listrik tersebut diantaranya sebagai berikut.

R-1 TR 1.300 VA (rumah tangga daya 1.300 VA)

R-1 TR 2.200 VA (rumah tangga daya 2.200 VA)

R-2 TR 3.500 VA-5.500 VA (rumah tangga daya 3.500 - 5.500 VA)

R-3 TR 6.600 VA (rumah tangga daya 6.600 VA)

B-2 TR 6.600 VA - 200 kVA (bisnis daya 6.600 - 200.000 VA)

P-1 TR 6.600 VA sd 200 kVA (pemerintah daya 6.600 - 200.000 VA)

P-3 /TR (pemerintah)

Agung mengatakan bahwa penurunan  tarif listrik ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat terdampak pandemi.

Selain itu, kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan kemudahan dan solusi bagi pelanggan listrik.

"Penurunan  tariff listrik ini untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19 dan sekaligus untuk bisa lebih mendorong roda perekonomian nasional, " kata Agung melalui keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Sementara itu, Agung Murdifi, Executive Vice President Communication and CSR PLN, menyampaikan harapannya terhadap masyarakat untuk bisa memanfaatkan turunnya tariff listrik ini dalam kegiatan ekonomi.

"Dengan ini diharapkan masyarakat dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan kegiatan kesehariannya, " ujar Agung. (***)

LISTRIK
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Ketua Bawaslu RI, Abhan: Langgar Protokol...

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 208

Postingan Tahun ini: 2802

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 152

Postingan Tahun ini: 2342

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 146

Postingan Tahun ini: 2372

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 75

Postingan Tahun ini: 511

Registered: May 7, 2021

Profle

sony

Zelki Ladada 'Si Anak Petani' Harumkan Nama Provinsi Gorontalo
Satpol PP Batang Tak Berkutik Hadapi Galian C Ilegal
Riuh Dibicarakan Masyarakat, Ijazah Paket Balon Pilkades Diduga Palsu
Kurangnya Peran Pendidikan Politik Bersih, Akan Meregenerasi Sistem Politik Uang Pada Generasi Momen Politik

Follow Us

Recommended Posts

Polres Lumajang Layani Lebih dari 600 Warga, Desa Munder Yosowilangun Menjadi Desa Sadar Vaksinasi 
Beri Semangat Kafilah STQN 2021, Wagub Sumbar Tiba Maluku Utara
Kantor Desa Kropoh Tak Bertuan Bertahun-tahun
Abai Protokol Kesehatan, 3 Orang Push Up di Tempat
Ketua Umum dan Sekjen PMTI Telah Tiba Malam ini di Toraja Utara