Veri Anggrijono: Semester I 2021, Kemendag Terima 4.855 Pengaduan Konsumen E-Commerce

Veri Anggrijono: Semester I 2021, Kemendag Terima 4.855 Pengaduan Konsumen E-Commerce
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN) Kemendag Veri Anggrijono

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerima 4.855 pengaduan konsumen sektor niaga elektronik (e-commerce) pada semester I 2021 atau 95 persen dari total 5.103 pengaduan konsumen yang masuk.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN) Kemendag Veri Anggrijono mengatakan banyaknya pengaduan di sektor e-commerce disebabkan oleh bertambahnya jumlah transaksi elektronik selama pandemi COVID-19.

“Pengaduan konsumen di sektor niaga elektronik berjumlah 4.855 atau 95 persen dari total jumlah pengaduan konsumen yang masuk yaitu 5.103 selama periode Januari—Juni 2021. Dari 4.855 pengaduan konsumen di sektor niaga-el, sejumlah 4.852 pengaduan telah berhasil diselesaikan, ” jelas Dirjen PKTN Kemendag dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik pada Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut Dirjen PKTN Kemendag menjelaskan, pengaduan di sektor e-commerce meliputi permasalahan pembatalan tiket transportasi udara, pengembalian dana (refund), pembelian barang yang tidak sesuai dengan perjanjian atau rusak, barang tidak diterima konsumen, pembatalan sepihak oleh pelaku usaha, waktu kedatangan barang tidak sesuai dengan yang dijanjikan, penipuan belanja daring, serta penggunaan aplikasi platform atau media sosial yang tidak berfungsi.

Secara keseluruhan, kata dia, pemerintah berhasil menyelesaikan 4.991 dari total 5.103 pengaduan konsumen di berbagai sektor yang masuk melalui berbagai kanal.

“Penyelesaian pengaduan konsumen dapat dikategorikan telah selesai apabila konsumen menerima hasil klarifikasi dari pelaku usaha dan mengkonfirmasi bahwa pengaduan telah selesai, ” imbuh dia.

Menurutnya pengaduan juga dinyatakan selesai apabila terjadi kesepakatan antara pelaku usaha dan konsumen, pengaduan telah ditindaklanjuti melalui klarifikasi, mediasi, atau diselesaikan langsung oleh pelaku usaha.

Selain itu, pengaduan dianggap selesai apabila konsumen tidak melengkapi data pendukung paling lambat 10 hari kerja, sehingga pengaduan ditutup atau dinyatakan selesai.

“Pengaduan konsumen yang dinyatakan dalam proses yaitu pengaduan yang masih menunggu kelengkapan data dari konsumen, dalam proses analisis dokumen, menunggu klarifikasi dari pelaku usaha atau konsumen, dan juga sedang dalam proses mediasi, ” jelas dia.

Dirjen PTKN Kemendag menambahkan, konsumen paling banyak menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai sarana menyampaikan informasinya dengan jumlah 4.456 pengaduan. Sarana lain seperti pos-elekronik mencatat 471 pengaduan, situs web 170 pengaduan, datang langsung 4 pengaduan, serta surat mencatat dua pengaduan.

Disisi lain, lanjut dia, pengaduan konsumen akan ditolak Kemendag jika sudah disampaikan ke lembaga lain seperti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), pengadilan negeri, atau ke kepolisian.

“Penyelesaian pengaduan konsumen akan terus ditingkatkan sebagai wujud upaya pemerintah dalam melindungi konsumen Indonesia dan menciptakan konsumen berdaya, ” tutur dia.(***)

e-commerce Veri Anggrijono
UPDATES

UPDATES

Previous Article

Kementerian Perdagangan Dorong Ekspor Jamu...

Next Article

Kemensos Salurkan Bantuan Kedaruratan bagi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 195

Postingan Tahun ini: 195

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 173

Postingan Tahun ini: 173

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 128

Postingan Tahun ini: 128

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 110

Postingan Tahun ini: 110

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Follow Us

Recommended Posts

Tetap Atur Lalu Lintas Meski Hujan, Satlantas Polres Situbondo Beri Rasa Aman Masyarakat Beraktifitas
Vaksinasi di SDN 16 Bucinri, Polres Pangkep Muh Yunus: Semangat Siswa Cukup Besar
Kodim 0826 Pamekasan Laksanakan Fogging Di Seluruh Kantor Dan Perumahan Anggota
Pj. Sekda Trenggalek Buka Operasional Es Stroge Pabrik  Es Tirto Rahayu Watulimo
Sulsel Raih Kategori Baik Atas Indeks Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Tahun 2021