Inilah Pahlawan Engelin, Walau Sudah Tak Bernyawa Setelah 5 Tahun Baru Diketahu Sebenarnya

Inilah Pahlawan Engelin, Walau Sudah Tak Bernyawa Setelah 5 Tahun Baru Diketahu Sebenarnya
Jeny Claudia Lumowa atau lebih akrabnya dipanggil  Bunda Naumi

JAKARTA - Jeny Claudia Lumowa atau lebih akrabnya dipanggil  Bunda Naumi nama yang tak asing lagi didunia Aktivis. Wanita lulusan ilmu komunikasi publik ini sudah keliling indonesia untuk memperjuangkan hak-hak Perempuan dan Anak.

Bunda Naumi Memilih mengabdikan dirinya pada anak-anak dan perempuan indonesia. Wanita cantik ini juga seorang artis dan model di era 90an, tapi sebenarnya  bukan berarti dia anak orang kaya sehingga beliau bisa jadi Artis, Beliau juga pernah menjadi ibu kabupaten di kepulauan bangkep, beliau dikenal sangat pemberani.

Rasa solidaritas dan kesetiannya tak bisa diragukan lagi, demi menjaga nama baik sahabat jeruji besi sudah di laluinya.

Siapa yang tak kenal Bunda naumi, beliau cukup dikenal dikalangan petinggi POLRI danTNI. Rasa Nasionalisme yang tinggi Bunda naumi mengalir dari ayahnya yang seorang Pejuang kemerdekaan. Berikut sekilas wawancara dengan bunda Naumi:

"Apa yang membuat bunda sangat fokus pada perlindungan anak dan perempuan ?

Beliau menjawab: Saat saya kecil saya adalah korban 7 orang.

Mana keadilan saat itu?. tak ada yang memperjuangkannya.

"Hingga saya menemukan aris merdeka sirait.
Saya banyak belajar pada Beliau dan dari kegagalan yang menjadi motivasi agar saya bisa lebih baik, "ungkapnya.

Bunda Naumi menjelaskan Karena keberhasilan bunda bongkar kematian anak angelin bunda Naumi di undang ke Istana, Alhamdulilah, perjuangan masih panjang dalam melindungi dan memperjuangkan hak-hak Perempuan dan Anak Serta selama ini saya belum pernah pakai dana negara.

Bunda Naumi mengungkapkan Saat kasus angelin, Banyak yang numpang tenar, kemana mereka saat berita kehilangan angelin di Pampang diberbagai media saatnya? 

Karena Tergerak Hati Nurani, berlinangan air mata saya meluncur Kepulau Dewata
Tanpa dana Pemerintah, saya hadirkan Komnas anak /komnas pa turun dan bongkar segala kejanggalan tersebut 

Saya viralkan berita kasus angelin tersebut mendunia, sampai saya atur bagaimana yang nama nya siti sapura yang merasa sok jadi pejuang saat itu 
Tanya pada dia siapa yang atur dia wawancara dan di rumah siapa wawancara.

Saya tanya  siapa yg mendirikan .prasasti angelin?.
Dana siapa?.
Siapa yang tanda tangan di prasasti itu yang mestinya saya tapi saya berikan kepercayan pada istri setnov, dengan harapan beliu dapat membantu perjuangan kami. 

Siapa yg menyerahkan jenasah angelin ke banyuwangi?.
Siapa yang mengawal nya?.

Itu semua tak pernah media ingin tau.

Dan kami juga segera memperbaiki makam angelin..
mana  KPAI? . mana kak seto  yang  saat  itu diwawancara tau segala hal?.kalau tidak tau mohon DIAM. .

Silahkan tanya pada Aris Merdeka Sirait , kalau bukan  Naumi yang  pertama kali ajak Turun . 
Anjelin pasti  dianggap HILANG BIASA..

Hasil Perjuangan Saya adalah di BULLY oknum media saat itu.. saat kita berjuang sepenuh hati malah diBully, yang benar disalahkan yang salah dibenarkan Itulah Indonesia

Bunda Naumi Menjelaskan kami dibalin saat kasus angelin 100℅ dari donator dan
Kini beliau brrhasil mendirikan lembaga mandiri yang bernama trcppa  di 25 provinsi.
Trcppa bukan lsm, bukan ormas.kami adalah yayasan mandiri jelasnya melalui sambungan wa

Bunda Naumi Mengatakan saya adalah Mantan anak jalanan juga , makan dari makanan bekas di tong sampah sering dulu saya lakukan, kalau ingat itu  semua itu tak buat saya sedih.. maka itu menjadi cambuk buat saya untuk selalu memperjuangkan hak perempuan dan anak
itu termasuk cerita bagian dari perjalanan hidup saya, Itu sebabnya ..KU HIBAH KAN NYAWA KU UNTUK PERJUANGANKU.

Baiklah sahabat anak tunggu buku perdana dari bunda naumi..

Berjudul "Terali Besi Tak  Memudarkan Pengabdianku"
Keadilan itu MAHAL.

Begitu juga fakta kebenaran yang lain.
Bunda naumi di anggap melarikan uang aolidaritas angelin.
Itu tidak benar  ungkap sekjend komnas anak Bapak dhanang sasongko.
Karena uang receh itu di simpan dan di gunakan untuk pembersihan TKP saat itu .
Uang solidaritas itu tak ada  karena itu adalah uang yang di dalam canang bertumpuk akhinya dari pada di buang bersama bunga-bunga yang sudah layu,
Akan tetapi karena brtapa jahatnya oknum media saat itu naumi mengalah.

"Dan naumi di anggap menghilang.
Itu juga tak benar, putra bunda naumi saat itu harus wisuda praspa akpol 2015, " Ungkap sekjend komnas anak.

Dan Sekjend Komnas anak Dhanang sasongko juga membenarkan jika memang tanpa bunda naumi meminta komnas bergerak dan membiayai semua kegiatan tersebut akan berbeda ceitanya.

Begitu juga keterangan dari pak wahyu yang saat oni menjadi sopir dan menyiapkan armada bagi para tamu kommas anak yang datang..

Dan di tahun 2016.
Untuk MEMILIH SEORANG KETUA UMUM DI KOMMAS ANAK HARUS BERDASAR KAN RAPAT NASIONAL SELURUH LPA DI INDONESIA..
2016..
KEGIATAN INI DI HOTEL IBIS JAKARTA.
MENGHABIS KAN DANA 276 JUTA.
ADAKAH DARI NEGARA TIDAK.
KARENA SAYA SAYANG OPUNG.
DAYA BIAYAI KEGIATAN TERSEBUT 
YANG PENTING .DEMI ANAK INDONESIA.
.Soal ini juga di benar kan oleh sekjend komnas anak.pak dhanang sasongko.

Begitu juga dewan pengawas nya komnas anak.
Bunda Rostien ilyas 

Bunda naumi tidak ambisi jabatan di komnas anak bahkan saat di tawar kan bunda mengatakan saya punya lembaga sendiri.

(BN-Red)

Jakarta Bunda Naumi TRC PPA
Muh. Hasyim Hanis,SE,S.Pd

Muh. Hasyim Hanis,SE,S.Pd

Previous Article

Sekda Bagikan Bingkisan Idul Fitri untuk...

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 299

Postingan Tahun ini: 894

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 222

Postingan Tahun ini: 2140

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 219

Postingan Tahun ini: 2113

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 161

Postingan Tahun ini: 385

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Lurah Bukit Cangang: Lakukan Enam Tahapan Dimasa Pandemi Covid-19
Paripurna KUA-PPAS Perubahan TA 2021
Viral, Kakek Punguti Beras di Jalanan, Dandim 1418/Mamuju Perintahkan Personilnya Kirim Bantuan
Bank Nagari Lubuk Alung Salurkan Beasiswa untuk Ratusan Pelajar di Padang Pariaman
Kebakaran di Kota Padang, Satu Orang Korban Meninggal Dunia