Adelin Lis Ditangkap, Ini Pendapat Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia

Adelin Lis Ditangkap, Ini Pendapat Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia
Azmi Syahputra, Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia ( Alpha)

JAKARTA - Ini moment tepat agar Pemerintah Singapura buktikan bahwa Singapura bukan surganya para koruptor.

Buronan Kasus Korupsi dan pembalakan liar Adelin Lis yang merupakan buron kasus pembalakan liar lebih dari 10 tahun, tertangkap di Singapura pada 2018. Kejaksaan Agung kemudian menerima surat dari ICA (Imigrasi Singapura) untuk verifikasi pada 4 Maret 2021.Ia ditangkap karena memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi.

" Pemerintah Singapura  dan Indonesia adalah pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA) dalam masalah pidana di antara negara-negara anggota ASEAN, sehingga sangat patut Singapura merespon dan membantu serta mendukung permintaan Jaksa Agung Indonesia agar Adelin Lis dikembalikan ke Jakarta dan dijemput dan diserahkan pada tim kejaksaan Agung, " ucap Azmi Syahputra,
Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia ( Alpha), Kamis (17/06/2021).

Secara yang bersangkutan ini adalah kategori buron yang beresiko tinggi, ada beberapa catatan yang dilakukan Adelin Liespada tahun 2006 ketika Adelin Lis hendak ditangkap di KBRI Beijing, ia bersama pengawalnya melakukan perlawanan dan memukuli Staf KBRI Beijing dan melarikan diri, termasuk sempat juga pernah melarikan diri di LP Tanjung Gusta, melihat hal ini sangat tepat bila pemerintah Singapura medeportasi ke Jakarta melalui kejaksaan Agung.

Kontribusi bantuan Pemerintah Singapura, Kejaksaan Agung Singapura termasuk Imigrasi Singapura dan Kementerian dalam Negeri Singapura  menunjukkan sinergitas dan komitmen pemberantasan korupsi dan  konsekuensi tindak lanjut sebagai pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA)  antara Indonesia dan Singapura.

"Namun bila pemerintah Singapura tidak membantu  dan memudahkan proses pemulangan Adelin Lis pada  kejaksaan Agung maka  benarlah dugaan atas  apa yang pernah disampailkan Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan Singapura satu-satunya negara yang membuat penegak hukum sulit menangkap buron korupsi dan  image Singapura dianggap sebagai surganya para koruptor, " ucap Azmi Syahputra, Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia ( Alpha).(***)

Jakarta
Steven

Steven

Previous Article

Terkait Adelin Lis, Ini Pendapat Guru Besar...

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 1605

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 1680

Registered: Feb 19, 2021

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 206

Registered: May 7, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 1033

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Herman Djide verified

Nama Oknum Anggota DPRD Kerinci Mencuat Dipusaran Gundulnya Hutan TNKS
Kembangkan Potensi Desa, Balon Kades Manggalung  Burhan Siap Bangun Kerjasama
Bersama FKTMP, Danny Pomanto Harap Makassar Sebagai Kota Santri
10 Tahun Pangkep Raih WTP, Kepala Badan Pengelolah Keuangan  Daerah Pangkep Muh Asri Minta Pertahankan

Follow Us

Recommended Posts

Danrem 082/CPYJ, Irup Pemakaman Militer Letkol Inf Echtijar Laksanadi
Aspirasi Hasnah Syam, Asisten Ekbang Setda Barru Buka  Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan
Sabtu Muscam di Razaki Hotel, Jumadi: M Zikhri Ehsan Ketua PK Partai Golkar Koto Tangah
Semarakkan HUT ke-75 R I, Rudi Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus
Personel Gabungan Tiga Pilar Gelar Patroli Pantau Penerapan PPKM Level 4