Tony Rosyid: Hubungan Indonesia-Palestina, Tidak Saja Ideologis, Tapi Juga Historis

Tony Rosyid: Hubungan Indonesia-Palestina, Tidak Saja Ideologis, Tapi Juga Historis

JAKARTA - Secara ideologis, Palestina dan Indonesia sama-sama mayoritas penduduknya beragama Islam. Meski tidak ada alasan untuk tidak membela Palestina karena faktor perbedaan agama. Sampai pada isu kemanusiaan, maka itu harus menjadi masalah bersama. Lintas agama, etnis dan negara.

Hanya saja, kesamaan agama akan menambah kuatnya solidaritas, disamping faktor kemanusiaan. Dan ini hal yang natural. Karena setiap manusia yang mengikatkan diri dalam identitas-identitas tertentu, akan melahirkan ikatan solidaritas. Apapun dasar identitas itu.

Wajar jika Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim kemudian punya semangat pembelaan yang lebih eksploratif dan ekspresif dibanding misalnya sejumlah negara yang penduduknya mayoritas non muslim.

Selain faktor Ideologis, Palestina adalah salah satu negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia. Bagi rakyat Indonesia, sejarah ini tidak akan terlupa. Dari sejarah ini, wajar jika Presiden Soekarno dalam pidatonya bilang: "Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel... ".

Sikap Bung Karno, panggilan Presiden Soekarno, nampaknya diwarisi oleh bangsa ini. Terbukti, hingga hari ini, Indonesia selalu menolak hubungan deplomatik dengan Israel. Tidak saja di masa Orde Baru, semua presiden era reformasi juga menolak.

Gus Dur sekalipun, meski tidak terang-terangan, tidak membuka hubungan deplomatik dengan Israel. Begitu juga dengan Presiden Jokowi.

Semua presiden di Indonesia menolak hubungan deplomatik dengan Israel. Ini satu sikap yang sama dan menjadi aspirasi rakyat Indonesia.

Hanya saja, ekspresi masing-masing presiden berbeda dalam menolak hubungan deplomatik tersebut.

Tidak hanya presiden, kepala daerah pun juga ikut menunjukkan penolakannya terhadap agresi Israel ke Palestina. Termasuk Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.

Saat diundang TV One, Anies menggunakan syal bergambar bendera Palestina dan bendera merah putih. Begitu juga ketika Anies shalat Idul Fitri. Hari ini, Anies nampak masih menggunakan syal gambar bendera Palestina saat shalat jumat. Sebuah sikap dan pesan yang jelas dan tegas. 

Tidak saja menggunakan syal yang menunjukkan empati dan dukungannya ke warga Palestina, Anies juga menemui Duta Besar Palestina untuk Indonesia, dan menyumbangkan gajinya bagi warga Palestina yang saat ini sedang menjadi korban agresi Israel. Tanpa kata-kata dan komentar, Anies telah menunjukkan sikapnya. Untuk hal-hal yang bersifat kemanusiaan, Gubernur DKI ini dikenal cukup sensitif dan memiliki kepekaan cukup tinggi.

Sikap presiden, kepala daerah dan rakyat Indonesia adalah satu narasi: "dukung Palestina Merdeka dan tolak segala bentuk pembantaian" . Tragedi kemanusiaan di Palestina telah menciderai nurani kemanusiaan. Karena itu, masyarakat dunia layak mengutuknya.

Jakarta, 21 Mei 2021

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

TONY ROSYID
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati:...

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 275

Postingan Tahun ini: 870

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 209

Postingan Tahun ini: 2127

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 204

Postingan Tahun ini: 2098

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 151

Postingan Tahun ini: 375

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Dinkes Sumbar Targetkan 414.582 Stok Vaksin Habis September Ini
Bupati Way Kanan Hadiri Pembukaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan PAUD-HI
Polemik Tapal Batas di Tidore Utara, Ini Tanggapan Kabag Pemerintahan
Polda Sumbar Ungkap Perdagangan Miras Tanpa Izin, Pelaku Menjual Secara Online
Gusmiyadi Apresiasi PT Bridgestone "Respon Cepat Perbaiki Jalan Menuju Nagori Dolok Khataran