Tidak Terjangkau Lembaga Keuangan Formal, Bantuan Pemerintah Dorong Keberlangsungan UMKM saat Pandemi

Tidak Terjangkau Lembaga Keuangan Formal, Bantuan Pemerintah Dorong Keberlangsungan UMKM saat Pandemi

JAKARTA - Direktur Usaha Mikro PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk.(Persero) Supari mengatakan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap perilaku keuangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Bantuan dari Pemerintah tentunya menjaga serta mendorong keberlangsungan usaha mikro saat pandemi Covid-19.

"Para pelaku usaha mikro, kecil sudah mulai mengurangi konsumsi makanan, karenanya bantuan eksternal, termasuk dari Pemerintah, sangat diperlukan, " kata Supari dalam Dialog Interaktif FMB9 bertema "Mendorong Usaha Mikro Bertahan di Masa Pandemi" di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Supari menjelaskan, di dalam ekosistem UMKM itu ada empat segmen kerentanan UMKM. Mereka yang masuk dalam empat segmen UMKM ini tentunya sangat memerlukan bantuan, baik pinjaman modal maupun restrukturisasi kredit.

Adapun keempat segmen menurut riset BRI adalah, Pertama Vulnerable, pada segemen ini pelaku UMK tidak punya tabungan dan tidak punya pinjaman pada lembaga keuangan formal.

"Mereka tidak terjangkau lembaga keuangan formal, dan tentunya status mereka saat ini sudah harus mendapatkan bantuan dari pihak ketiga. Pihak ketiga siapa, ya Pemerintah, berupa Banpres dan atau Bantuan Produktif Usaha Mikro, " jelas Supari.

Kedua, Survival, pada segemen ini para pelaku UMK tidak memiliki tabungan, akan tetapi mereka memiliki pinjaman. Di sini mereka sudah menggunakan modal kerja yang mereka pinjam untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tentunya, lanjut Supari, pada saat aktivitas ekonomi mulai berjalanmereka membutuhkan tambhan modal kerja.

"Di segmen ini, pelaku UMK membutuhkan bantuan berupa restrukturisasi kredit, subsidi bunga, kredit lunak untuk tambahan modal kerja bersubsidi dengan pola penjaminan, " jelas Supari.

Ketiga, Upgrader, pada segemen ini pelaku UMK memiliki tabungan, akan tetapi mereka tidak memiliki pinjaman.

"Kelompok ini tentunya bisa survive dalam waktu yang lebih panjang dalam kondisi perekonomian seperti saat ini. Kelompok ini tentunya membutuhkan bantuan tambahan modal kerja dengan kredit ringan dan penjaminan, " tuturnya.

Keempat, Striving, pada segmen ini pelaku UMK memiliki tabungan dan juga pinjaman. Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, Pelaku UMK di segmen ini mempunyai ketahanan untuk berusaha dalam jangka waktu lebih kurang enam bulan.

"Kebutuhan pelaku usaha UMK di segmen ini adalah restrukturisasi kredit, dan tambahan modal dengan kerja dengan skema lunak saat recovery (pemulihan), " katanya.

Supari menegaskan, keempat segmen atau kelompok tersebut, sudah terakomodasi kebutuhannya dengan adanya bantuan dari pemrintah. "Dengan demikian, keberlangsungan usaha mereka diharapkan tetap berjalan ditengah pandemi Covid-19 ini, " pungkasnya.(***)

JAKARTA UMKM
Update

Update

Previous Article

Tony Rosyid: Gara-Gara "New Normal", Indonesia...

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Andy

Andy

Postingan Bulan ini: 237

Postingan Tahun ini: 306

Registered: Nov 20, 2020

Update

Update verified

Postingan Bulan ini: 210

Postingan Tahun ini: 2548

Registered: Jul 9, 2020

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 194

Postingan Tahun ini: 1477

Registered: Sep 25, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 182

Postingan Tahun ini: 1016

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Joni Hermanto

Kabupaten Tana Toraja Masuk Daftar PPKM Level 4, Kapolres: Penyekatan di Perbatasan Mulai  Hari Senin
Besok Sidang MK  Dan Jika Terjadi Kembali Pelanggaran PSU Jilid II, Apakah PSU Kembali Atau Salah Satu Paslon Di Diskualifikasi Oleh MK ?
Warga Nagori Mancuk Ditemukan Tewas di Areal PTPN IV Kebun Dosin, Dugaan Akibat Gigitan Ular Berbisa
Bravo...Polres Labuhanbatu Grebek Judi 12 Mesin Jackpot Di Sekitar Lingkungan Rumah Cawabup Labuhanbatu

Follow Us

Recommended Posts

Gelar Patroli Blue Light Untuk Ciptakan Harkamtibmas Di Pelabuhan Bangsal
Cinta NKRI Cinta Papua, Tali Kasih Wujud Kepedulian AKBP Sarly Sollu Kepada 2 Putri Papua
PPKM Level 4 Di Pekanbaru Dirasa Menyengsarakan Rakyat Miskin
Puskesmas Dolat Rakyat di Karo Tak Berfungsi, Kapus Cuek Bebek
TP PKK Kabupaten Asahan Raih Juara I Vlog CEPAK Kategori TP PKK Tingkat Nasional