Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan: Perlu di Bentuk Badan Pangan Nasional

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan: Perlu  di Bentuk Badan Pangan Nasional
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengingatkan pentingnya membentuk badan pangan nasional sebagai upaya mengelola beragam pasokan pangan agar selalu tersedia secara memadai di seluruh Tanah Air.

JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengingatkan pentingnya membentuk badan pangan nasional sebagai upaya mengelola beragam pasokan pangan agar selalu tersedia secara memadai di seluruh Tanah Air.

"Perlu segera dibentuk badan pangan nasional yang bertugas mengelola suplai, distribusi, pasar, dan lain-lain, untuk menjamin ketersediaan dan menjaga kestabilan harga baik pada saat harga tinggi maupun pada saat harga jatuh, " kata Johan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kelemahan yang ada selama ini dalam mengatasi permasalahan seperti produk hortikultura adalah terutama distribusi dan pasokan yang tidak merata, yang selalu menjadi masalah dalam tata niaga dari produk hortikultura.

Ia mengungkapkan kerap menemukan realitas bahwa produksi hortikultura semisal cabai dan bawang merah secara agregat dalam satu tahun sebenarnya sudah melebihi kebutuhan konsumsi, namun masih sering ditemukan kekurangan suplai dan terjadi fluktuasi harga akibat kesenjangan suplai antar waktu maupun kesenjangan antar wilayah.

Selain pembentukan badan pangan nasional, masih menurut dia, perlu pula komitmen dan penguatan strategi pemerintah dalam upaya pengendalian impor produk hortikultura serta berupaya mengatasi berbagai persoalan yang muncul pada penerbitan RIPH (Rencana Impor Produk Hortikultura).

"Saya mendorong pemerintah untuk selalu mengembangkan sentra produksi hortikultura dengan dukungan teknologi budidaya seperti varietas Unggul, bibit bermutu, teknologi produksi lapang dan teknologi pascapanen untuk meningkatkan daya saing produk hortikultura kita supaya lebih mandiri dan tidak tergantung dengan produk impor, " tegas Johan.

Untuk itu, ujar dia, perlu dikembangkan sistem pasar yang lebih berkeadilan bagi seluruh pelaku agribisnis hortikultura dan harga lebih terjangkau oleh konsumen sehingga produk lokal lebih laku dan tidak kalah dengan produk impor.(***)

BANDUNG
Nanang Journalist.id

Nanang Journalist.id

Previous Article

Tony Rosyid: Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 91

Postingan Tahun ini: 530

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 39

Postingan Tahun ini: 992

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 32

Postingan Tahun ini: 176

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 29

Postingan Tahun ini: 518

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Azhar Harahap

Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Hasil PSU Pilkada Di Gugat Ke MK, Daerah PSU Masuk Sengketa Jilid II

Follow Us

Recommended Posts

Melintas di Bantaeng, Pengendara Dapat Swab Antigen Gratis
17 Orang Warga Asahan Terkonfirmasi Covid-19, 27 Sembuh dan 9 Orang Suspect per 7 Mei
Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati Bulukumba, Sejumlah Organisasi Gelar Kerja Bakti
Pemkab. Asahan Ikuti RUPSLB Bank Sumut 2021 Secara Virtual
Kunjungan Tim Monitoring Evaluasi dari Kementerian PAN RB di Kabupaten Asahan