Implementasikan Proyek Padat Karya, Kementerian PUPR Raih Anugerah Gatra 2020

Implementasikan Proyek Padat Karya, Kementerian PUPR Raih Anugerah Gatra 2020

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima penghargaan Anugerah Gatra 2020: Ikonik Nusantara kategori Inovasi dalam Implementasi Proyek Padat Karya, Kamis (27/8/2020). Proyek Padat karya Tunai (PKT) Kementerian PUPR dinilai membantu pemulihan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19.

“Keluarga besar Kementerian PUPR mengucapkan terima kasih pada Gatra Media Group atas penghargaan ini. Program PKT merupakan bagian dari kontribusi kamu dalam pemulihan ekonomi nasional yang tujuannya mendistribusikan uang ke pelosok daerah serta mengurangi angka pengangguran sebagai dampak Pandemi Covid-19. Suatu kehormatan dan kebanggan bagi kami untuk bisa melayani negara, bangsa dan rakyat tercinta, ” kata Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian melalui yang diterima Rabu (2/9/2020).

Dikatakan Hedy Kementerian PUPR saat ini mengalokasikan total Rp12, 32 triliun untuk PKT 2020. Saat ini anggarannya sudah terserap sekitar Rp16 triliun atau sebesar 58, 14 persen dan menyerap 402.449 orang tenaga kerja atau sebesar 62, 98 persen dari rencana 614.480 orang.

Program PKT ini dilaksanakan melalui beberapa kegiatan di antaranya Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, Pembangunan Jembatan Gantung, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Untuk memperluas kesempatan kerja, Kementerian PUPR juga melakukan perubahan skema pada program atau kegiatan infrastruktur yang semula bersifat kontraktual, tetapi dilaksanakan dengan pola Padat Karya dengan alokasi anggaran Rp654, 4 miliar dan target penerima manfaat sebanyak 80.888 orang. Hingga saat ini progresnya sudah sebesar 40, 54 persen atau senilai Rp265, 3 miliar dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 26.862 orang atau sebesar 33, 20 persen.

Pelaksanaan Program PKT ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengalihkan anggaran guna mempertahankan daya beli masyarakat terutama rakyat kecil yang paling rentan terdampak Pandemi COVID-19. (***)

Update

Update

Previous Article

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono: Rehabilitasi...

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 272

Postingan Tahun ini: 1304

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 233

Postingan Tahun ini: 1353

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 157

Postingan Tahun ini: 780

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 155

Postingan Tahun ini: 271

Registered: Apr 16, 2021

Profle

Widian.

Diduga Sebut Yorri Bukan Orang Toraja, Dakka: Apakah Tidak Ada Bahasa yang Santun
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Mencari Kesamaan
Meningkatnya Kasus Positif Covid -19, Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Tangerang Ditunda 18 Juli 2021
Sambut Hari Bhayangkara Ke-75, Polda Sulsel Gelar Turnamen Bulutangkis
Rudi Sambut Baik Kegiatan Tour Atase Negara Sahabat ke Batam
Bupati Budiman Imbau Pelayanan Posyandu di Luwu Timur Harus Holistik Interagtif