Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina: IPO Anak Perusahaan Pertamina Tetap Berisiko Tinggi

Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina: IPO Anak Perusahaan Pertamina Tetap Berisiko Tinggi
Anggota Komisi VI DPR RI  Nevi Zuairina

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI  Nevi Zuairina menolak tegas rencana IPO (Initial Public Offering) yang di lakukan PT Pertamina (Persero) meski hanya pada anak perusahaannya saja. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu ada banyak hal yang dipertaruhkan ketika perusahaan strategis ini dilepas ke publik.

Dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Jumat (21/5/2021), Nevi mengatakan, memang saat ini antara regulator dan eksekutor untuk menangani bisnis milik pemerintah belum sempurna. Salah satunya ada dualisme lembaga regulator dan eksekutor yang menyatu sehingga ada persaingan yang tidak sehat antara swasta dan negara.

Namun bukan berarti dalam melakukan kebijakan yang berkaitan dengan kepemilikan usaha milik negara yang dilepas ke publik dapat dilakukan dengan mudah.  Dikatakannya, perlu ada tahapan dan uji yang teliti dan terukur, sehingga kekhawatiran adanya free rider (penumpang gelap) dalam sebuah kebijakan dapat dihilangkan rasa was-wasnya.

“Saya berharap, meski akan di bahas di Panja BUMN Energi, tetap opsi IPO di seluruh jenjang BUMN Energi ini dapat tetap pemerintah yang mengendalikan. Saya melihat yang sangat strategis menguasai hajat hidup orang banyak adalah BUMN Energi, BUMN Pangan, BUMN Infrastruktur dan BUMN Perbankan mesti pemerintah yang kuat pegang erat. Sesuai dengan Pasal 33 UUD 45 dimana cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai negara, " urai Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini menekankan, hal yang harus diperhatikan adalah jebakan yang tidak disadari akan arah privatisasi perusahaan negara secara halus dan pelan. Menurutnya itu pertanyaan yang mendasar, meski dijaga agar tidak ada latar belakang restrukturisasi sebagai pintu pembuka  privatisasi perusahaan negara.

Ia mendesak agar Pertamina mencapai target nilai pasar 100 miliar dollar AS pada tahun 2024 dan merealisasikan agenda transisi energi seperti program pengembangan bahan bakar nabati Biodiesel B30 pada tahun 2030. Selain itu,  pengelolaan karyawan sehingga tidak terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) juga mesti menjadi agenda penting perusahaan sebagai wujud baiknya pengelolaan manajemen perusahaan.

“Kami mendengar dan apresiasi PT Pertamina membukukan keuntungan Rp14 triliun tahun 2020. Tentu ini kabar baik, sehingga tidak boleh lagi ada berita yang tidak masuk akal perusahaan strategis merugi seperti Pertamina dan PLN. Saya berharap target Rp28 triliun pun untuk tahun ini dapat tercapai, sehingga selain memberikan kontribusi besar kepada negara, tentunya sumbangsih kepada masyarakat dalam bentuk program sosial juga lebih gencar, " tutup Nevi. (dep/sf)

Nevi Zuairina DPR RI KOMISI VI PKS
Update

Update

Previous Article

Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Iqbal,...

Next Article

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto: Restrukturisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 281

Postingan Tahun ini: 1313

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 245

Postingan Tahun ini: 1365

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 168

Postingan Tahun ini: 791

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 159

Postingan Tahun ini: 275

Registered: Apr 16, 2021

Profle

Widian.

Diduga Sebut Yorri Bukan Orang Toraja, Dakka: Apakah Tidak Ada Bahasa yang Santun
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Divif 2 Kostrad Gelar Acara Lepas Sambut Komandan Satuan Jajaran dan Perwira Staf di GOR Vira Cakti Yudha Madivif 2 Kostrad
Pangdam IV/Dip : Bersama Kita Mampu Atasi Pandemi Covid-19
Kedai Sampan Suguhkan Konsep unik Kuliner di Kalimantan Timur
Prank Call Center 110, Polres Luwu Timur Pulangkan 13 Pelaku Anak Bawah Umur
Tekan Kasus Covid-19 Meningkatkan, Polresta Tangerang dan 3 Pilar Sebar 28.928 Masker di 119 Titik