Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati Prihatin Masih Ada Hiburan Malam yang Beroperasi di Masa Pandemi

Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati Prihatin Masih Ada Hiburan Malam yang Beroperasi di Masa Pandemi
Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati

MEDAN - Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati merasa prihatin dengan masih adanya tempat hiburan malam atau yang lebih dikenal sebagai diskotek dapat beroperasi di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan yang diterima Sari, setidaknya ada tiga diskotek ilegal di Sumatera Utara yang beroperasi selama pandemi Covid-19. Hal ini menurut Sari, sangat membahayakan, karena diskotek tersebut berpotensi menyebarkan Covid-19, bahkan menjadi lokasi transaksi narkoba hingga judi.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat ada tiga diskotek ilegal yang beroperasi. Selain membahayakan penyebaran Covid-19 juga menjadi pusat transaksi narkoba dan judi. Diskotek tersebut mempunyai kapasitas yang cukup luas yakni mampu menampung seribu orang, ” kata Sari dalam pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR dengan Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut IBN Wiswantanu, di aula pertemuan Mapolda Sumut, Medan, Jumat (4/6/2021).

Sari menambahkan, tiga diskotek tersebut juga tidak mempunyai aturan jam operasional. Dimana pengunjung yang menentukan kapan buka dan tutup tempat hiburan malam itu. “Menurut laporan, (diskotek) itu mempunyai barang transaksi narkoba dari pemakai narkoba jenis sabu-sabu, tidak mempunyai aturan jam buka dan tutup tergantung kemauan pengunjung dan pembeli dari sabu-sabu tersebut. Selain narkoba, diskotek itu dilengkapi dengan mesin judi, ” ungkap Sari.

Meski demikian, politisi Partai Golkar itu tetap mengapresiasi kepada aparat keamanan yang sering melakukan razia di tempat hiburan tersebut. Dari hasil razia tersebut selain mendapatkan mesin judi, tak sedikit didapati senjata tajam juga. Temuan tersebut menambah potensi meningkatnya tingkat kejahatan di Sumut.

“Jadi saya sangat prihatin Pak Kapolda dan Pak Kajati beserta jajaran, ketiga diskotek ini merupakan sumber dari penyebaran Covid-19 karena terus melakukan kerumunan setiap malamnya dan ini jadi seperti mendapat super duper pelanggaran, selain penyebaran Covid-19 ada transaksi narkoba dan juga judi, tapi saya juga memberi apresiasi kepada aparat yang sering mengadakan razia, ” kata Sari.

Sari pun menegaskan, aparat keamanan harus konsisten untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mengurangi tingkat kejahatan di Sumut. Jangan sampai upaya razia yang telah dilakukan menjadi sia-sia. “Yang ingin saya tanyakan, kenapa setelah dilakukan razia, diskotek itu tetap dapat beroperasi kembali, ” tandas legislator dapil Nusa Tenggara Barat II itu. (qq/sf)

KOMISI III DPR RI Sari Yuliati GOLKAR
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Di Pekalongan, Panglima TNI-Kapolri Minta...

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 307

Postingan Tahun ini: 2901

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 272

Postingan Tahun ini: 2462

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 196

Postingan Tahun ini: 2422

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 114

Postingan Tahun ini: 550

Registered: May 7, 2021

Profle

Joni Hermanto

Diduga Kubur Pasien Negatif Covid Dengan Cara Pemakaman  Positif. RSUD Panglima Sebaya Digruduk Masa
Ronny D Daniel, Pejuang Kemanusiaan Itu Tutup Usia
Kejaksaan Agung Perintahkan Kajati sumbar dan Kajari Pessel Segera Eksekusi Bupati Pessel
Bermodalkan Ponsel Berkedok Wartawan Datangi SPBU Sangbua

Follow Us

Recommended Posts

Pemkot Tangerang, Uji Coba PTM Terbatas di Sekolah Dasar
Pansus I DPRD Trenggalek Lanjutan Rapat Pembahasan Perubahan Perda BPHTB
Tindaklanjut Rekomendasi Gubernur, Pemko Solok Gelar Rapat Dengan Banggar DPRD
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah Minta KTNA Beri Pendampingan Terhadap Petani dan Nelayan
Pansus I DPRD Trenggalek : Setor PAD Tidak Harus Tunggu Hingga Sampai SMBR Capai 80 Persen