Refleksi Hari Tani Nasional Ke-58, Masih Optimiskah

Refleksi Hari Tani Nasional Ke-58, Masih Optimiskah
Foto Kegiatan LKMPN ISMPI Tahun 2019 di Kampus INSTIPER Yogyakarta, dengan Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si. Periode 2014-2019

Setiap tanggal 24 september masyarakat indonesia memperingati hari tani nasional. Penetapan 24 September sebagai Hari Tani tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Soekarno Nomor 169 Tahun 1963.

Pemilihan 24 September sebagai Hari Tani Nasional bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Tepat di hari ini indonesia telah memperingati hari tani nasional yang ke-58 tahun.

Indonesia dikenal dengan negara agraris yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki lahan pertanian yang luas, sumber daya alam beraneka ragam dan berlimpah. Total lahan pertanian terkhusus untuk komoditas padi mencapai 388.591, 22 hektar dengan total produktivitas mencapai 2.040.500, 19 ton di provinsi sumatera utara menurut data BPS tahun 2020.

Data sensus penduduk pada tahun 2020 menunjukkan bahwa jumlah penduduk sumatera utara pada tahun tersebut berjumlah 15.14 juta jiwa. Jika kita asumsikan dalam satu kali makan setiap orang menghabiskan 100 gram beras maka dalam satu tahun total penduduk sumatera utara membutuhkan 1.657.830 ton. Jika kita kalkulasikan total produksi dikurangi dengan kebutuhan pangan penduduk provinsi sumatera utara maka akan diperoleh surplus sebesar 382.670, 19 ton.

Kementrian pertanian dibawah kepemimpinan Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H memimpikan bahwa indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045. Hal ini dirasa sangat memungkinkan jika dukungan dari pemerintah indonesia terus menerus memberikan dukungan baik moral maupun moril apalagi saat ini indonesia sedang menghadapi fenomena bonus demografi yang dimana penduduk yang memiliki usia produktif lebih tinggi dibanding dengan penduduk yang memiliki usia non-produktif.

Besar harapannya menurut penulis yang pada saat ini sedang diamanahkan menjadi Koordinator Wilayah I Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia agar pemerintah terkait baik dari pimpinan tertinggi sampai di kecamatan dapat senantiasa bersinergi dengan mahasiswa demi terwujudnya indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Penulis Ramadhani, Koordinator Wilayah I ISMPI

Hari Tani Ismpi
Ari Pratama

Ari Pratama

Previous Article

Hari Tani 2021, Krisis Iklim Makin Mengancam...

Next Article

Kemensos Salurkan Bantuan Kedaruratan bagi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 215

Postingan Tahun ini: 215

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 190

Postingan Tahun ini: 190

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 140

Postingan Tahun ini: 140

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 122

Postingan Tahun ini: 122

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya

Follow Us

Recommended Posts

Biro PBJ Pastikan Lanjutkan Tender Stadion Mattoanging
Rapat Bersama Mendagri, Walikota Makassar Setuju Cegah Dini Korupsi 
Ungkap Perjuangan Bersama Nurdin Abdullah, Plt Gubernur  Sulsel Teteskan Air Mata
H R Paku Ganefo Dondang, Harapkan Kapolri Proses Edy Mulyadi
Dipimpin Mendagri, Plt Gubernur Sulsel Ikuti Rapat Evaluasi Program Prioritas