Tujuh Hari Gelar Operasi Patuh Singgalang 2020, Polres Solok Kota Layangkan 208 Surat Tilang

Tujuh Hari Gelar Operasi Patuh Singgalang 2020, Polres Solok Kota Layangkan 208 Surat Tilang

SOLOK KOTA -   Selama tujuh (7) hari menggelar Operasi Patuh Singgalang 2020, Polres Solok Kota melalui Sat Lantas telah melayangkan sebanyak 208 lembar surat tilang.

Hal itu diungkapkan Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi,S.IK melalui Kasat Lantas AKP Zamrinaldi,SH, Rabu, 29 Juli 2020.

Dijelaskannya, rincian pelanggaran yang ditindaknya sejak hari pertama pelaksanaan operasi, 23 Juli 2020, hingga hari ini adalah pelanggaran terkait Helm sebanyak 45 pelanggaran, pengendara di bawah umur 30, melawan arus sebanyak 16, pelnggaran rambu lalu lintas 5, safety belt 2, kelengkapan kendaraan yaitu penggunaan knalpot racing 9, surat-surat dokumen kendaraan dan pengemudi 98 dan TNKB sebanyak 3 pelanggar.

Baca Juga:
Operasi Patuh Singgalang 2020, Sat Lantas Polres Solok Kota Tekan Pelanggaran dan Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Ditambahkan Zamrinaldi, dari total 208 pelanggaran dan surat tilang yang telah dilayangkan, Sat Lantas menyita barang bukti berupa SIM 80 lembar, STNK 83 lembar, kendaraan roda dua sebanyak 44 unit dan satu unit kendaraan roda enam.

Lebih jauh diterangkan Kasat Lantas Polres Solok Kota, rincian per hari penindakan tilang yang dilakukan adalah hari pertama Kamis (23/7) 10 berkas, Jumat (24/7) 16 berkas, Sabtu (25/7) 20 berkas, Minggu (26/7) 51 berkas, Senin (27/7) 18 berkas, Selasa (28/7) 21 berkas dan  hari ini Rabu (29/7) sebanyak 72 berkas tilang.

Diakui AKP Zamrinaldi, pada hari pertama pelaksanaan operasi, penindakan represif (sanksi hukum / tilang) yang dilakukan masih rendah, karena kita di samping upaya represif, dalam operasi ini juga mengedepankan upaya pencegahan (preventif) melalui imbauan dan sosialisasi baik secara penyampaian langsung, maupun melalui media massa, sosial dan pamflet serta baliho.

“Semua upaya dan tindakan yang kita lakukan terhadap pelanggar lalu lintas ini adalah demi menciptakan Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) lalu lintas (Lantas), yang hakekatnya untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas dan menekan resiko kecelakaan,” terangnya.

Selain itu, yang juga tak kalah pentingnya, operasi patuh singgalang 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemic Covid-19, menurut Zamrinaldi, selain memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalulintas, juga menyosialisasikan terkait penegakan displin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna penerapan adaptasi kebiasaan baru saat berkendara.

"Dalam operasi ini, selain melakukan penindakan bentuk penilangan terhadap pelanggar lalu lintas, juga dilakukan edukasi dalam menghadapi pademi Covid-19, yakni tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru," pungkasnya.   (Amel)