Tony Rosyid: Sepakat Dua Periode Saja!

Tony Rosyid: Sepakat Dua Periode Saja!

JAKARTA - Pak Jokowi menolak tiga periode. Pesan itu jelas dan tegas. "Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode, itu satu, ingin menampar muka saya. Kedua, ingin cari muka. Padahal saya sudah punya muka. Ketiga, ingin menjerumuskan. Itu aja", kata Pak Jowowi di Istana Merdeka, dua tahun lalu. Tepatnya, senen 2 Desember 2019. 

Pak Jokowi benar. Bahwa nama baik dipertaruhkan jika ada wacana tiga periode. Ini soal komitmen reformasi, dan soal konsistensi menjaga iklim demokrasi. Siapapun yang mewacanakan tiga periode benar-benar akan menampar wajah Pak Jokowi. Cari muka! 

Belajar dari Orde Lama 22 tahun, dan Orde Baru 32 tahun, para tokoh kita di era reformasi bersepakat untuk membatasi masa jabatan presiden dua periode. Alasannya, pertama, semakin lama presiden berkuasa, godaan untuk ingin terus berkuasa akan sangat besar. Mula-mula tiga periode, lama-lama keenakan, atau bahkan ketakutan kehilangan kekuasaan (terutama di lingkaran presiden), akhirnya lanjut. Jadinya, seumur hidup. Ini tentu tidak kita kehendaki bersama. Kita sepakat tidak ingin mengulang masa kelam Orde Lama dan Orde Baru. 

Kedua, semakin berkuasa, umumnya akan semakin otoriter. Ketika semua berada dalam kendali kekuasaan, presiden tergoda untuk berbuat semaunya. Terutama jika presiden terjebak dalam satu kesalahan, maka godaan untuk menggunakan kekuasaan dalam rangka menutupi kesalahan itu akan makin besar. Disinilah peluang otoriter terjadi. 

Ketiga, tak ada presiden yang tidak memiliki rival politik. Makin lama, makin banyak jumlah rival politiknya. Dan semakin lama, semakin kuat pula perlawanan itu. Sampai disini, konflik politik seringkali melibatkan sarana kekuasaan. Semakin banyak rival politik yang dipenjara, ini membuka potensi adanya dendam politik di kemudian hari. Orda Lama dan Orde Baru dalam kenyataannya telah melahirkan dendam politik yang begitu besar. Kita tak ingin mengulanginya lagi.

Membatasi periodesasi jabatan presiden dua periode setidaknya dapat meminimalisir lahir dan tumbuhnya dendam politik yang membuat dialektika kebangsaan kita semakin tidak sehat.

Selain itu, keterbelahan politik, jika itu ada, juga segera berakhir seiring berakhirnya jabatan presiden itu. 

Keempat, pembatasan jabatan presiden berfungsi untuk memberi kesempatan generasi yang lebih muda berkiprah dan ambil peran untuk bangsa. Tenaga muda itu lebih fresh. Anak muda tahu kebutuhan zamannya. Rakyat pun bersemangat dengan presiden yang baru. Ada harapan dan mimpi baru yang tumbuh dalam benak rakyat.

Dalam rangka menginsafi Orde Lama dan Orde Baru, maka yang paling rasional untuk era reformasi adalah jabatan presiden dua periode. Lebih dari itu merupakan gagasan dan wacana yang kontra-reformasi, kontra-produktif, tidak reformis, tidak rasional, terkesan dipaksakan, dan hanya untuk memuaskan kepentingan segelintir orang. Lebih dari dua periode berpotensi mendorong lahirnya dendam politik yang berkepanjangan di kemudian hari. Dan yang paling mengkhawatirkan hal ini dapat membuat rakyat makin frustrasi.

Presiden Jokowi sadar betul akan berbagai resistensi ini, maka wajar jika beliau dengan tegas menolak tiga periode. Penolakan Pak Jokowi adalah aspirasi seluruh rakyat Indonesia. Rakyat yang sadar pentingnya mengawal reformasi. Kita semua, rakyat Indonesia, sepakat dengan Pak Jokowi. Spirit reformasi dan komitmen  demokrasi harus dijaga dan kita selamatkan bersama. 

Jakarta, 27 Mei 2021

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Tony Rosyid
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Tony Rosyid: Membaca Arah Koalisi 2024

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 294

Postingan Tahun ini: 889

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 222

Postingan Tahun ini: 2140

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 219

Postingan Tahun ini: 2113

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 160

Postingan Tahun ini: 384

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Kedatangan Vaksin Tahap 73 Dorong Pemerintah Vaksinasi Lansia dan Remaja
Dokter Aziz: Ajak Orang Magelang Cinta Wisata Kota Magelang
Kapolres Pekalongan Apresiasi Antusias Pelajar Dan Masyarakat Serbu Gerai Vaksinasi Merdeka Serentak
Dandim 0321/Rohil Serahkan Penghargaan Kepada Wartawan Pemenang LKJ TMMD ke-111
Luncurkan TrenggalekKab - CSIRT, Bupati Arifin : Kemudahan Akses Teknologi Informasi, Pemerintah Dituntut Pelayanan Prima