Terapkan Protokol Kesehatan, Masyarakat Desa Sawaru Gelar Hari Raya Idul Adha dan Kurban Sapi

Terapkan Protokol Kesehatan, Masyarakat Desa Sawaru Gelar Hari Raya Idul  Adha dan Kurban Sapi
Terapkan Protokol Kesehatan, Masyarakat Desa Sawaru Gelar Hari Raya Idul Adha dan Kurban Sapi

MAROS- Masayarakat desa Sawaru Kecamatan Camba Kabupaten Maros, kini menggelar Hari Raya Idul Adha dan pemotongan sapi kurban, dengan menerapkan protokol kesehatan. Jumat (31/7/2020)

Dari hasil pantau wartawan Indonesia Satu Herman Djide yang berada di Desa Sawaru, salah satu desa terletak diwilayah bagian penggunungan dengan suasana udara dingin, nampak masyarakat pada ramai menghadiri pemotongan sapi seusai melaksanakan Idul Adha disebuah masjid dilereng gunung tersebut.

“Bagi umat muslim, merayakan hari raya Idul Adha tak kalah pentingnya dengan merayakan hari raya Idul Fitri” ujar ustas saat memberikan ceramanya di Masjid An Nur Sawaru.

Menurutnya bahwa Hari raya Idul Adha begitu ditunggu-tunggu kehadirannya di mana semua orang bisa bersuka cita saling berbagi dan dapat menikmati lezatnya daging hewan ternak yang sudah dikurbankan. 

Allah S.W.T menyuruh umat muslim yang memiliki kemampuan finansial berlebih untuk menyegerakan melaksanakan berqurban seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS.

Berqurban sendiri memiliki artian yaitu menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing dan unta dengan maksud mendekatkan diri melaksanakan perintah dari Allah S.W.T. 

“Berqurban tak hanya bermakna sebagai membagi-bagikan sepotong daging kepada fakir miskin dan orang yang kurang mampu saja” ujarnya.

Di balik meriahnya pelaksanaan qurban saat hari raya Idul Adha ini ternyata menyimpan manfaat yang luar biasa yang mampu semakin mendekatkan diri kita kepada-Nya.

Namun, melaksanakan gurban tidak serta merta bisa dilakukan kapan saja dan harus mengikuti beberapa ketentuan qurban dalam Islam yang harus dipenuhi.

Hal ini karena tidak semua orang dianjurkan untuk melaksanakan qurban meskipun memiliki harta yang cukup.

Lantas bagaimanakah manfaat dan hukum menjalankan qurban saat Idul Adha, Manfaat Berqurban, dinataranya berqurban tidak hanya mampu mendatangkan manfaat bagi diri kita sendiri yang melaksanakannya, namun, berqurban juga dapat memberikan manfaat kepada orang lain yang menerima daging qurban yang telah kita berikan.

Dikatakannya bahwa manfaat luar biasa yang akan kamu temukan saat melaksanakan qurban, mendekatkan diri kepada Allah S.W.T, Meninjau dari arti kata qurban yang berasal dari Bahasa Arab “Qariba” yang bermakna dekat atau mendekatkan.dan Berqurban mampu mendekatkan kita kepada Allah karena telah melaksanakan salah satu perintahnya.

Bukankah kita akan menjadi individu yang baik bila kita melaksanakan segala perintah-Nya yang tertulis di dalam Al-Qur’an,Sebagai ungkapan syukur, memiliki rezeki yang berlebih adalah sebuah kebahagiaan yang mungkin belum dapat dirasakan oleh semua orang. Akan tetapi di dalam Islam, rezeki yang diturunkan oleh Allah S.W.T kepada manusia adalah sebuah titipan yang harus dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.

Karena di dalam rezeki yang kita terima terdapat hak-hak saudara yang kurang mampu. Islam mengajarkan umatnya untuk saling berbagi dan saling membantu saudara lainnya yang sedang kesusahan.

Maka, menjalankan perintah berqurban untuk membagikan rezeki yang dimilikinya dan membantu saudara umat muslim lain yang sedang kelaparan adalah hal yang baik untuk dilakukan.

Kegiatan berqurban pun juga dapat dimaknai sebagai ungkapan syukur karena Allah S.W.T telah memberikan rezeki yang melimpah untuk kita sehingga dapat menunaikan qurban dan membantu sesama. (herman djide)