DPP P3MI Gelar Rapat Persiapan Pelantikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

DPP P3MI Gelar Rapat Persiapan Pelantikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
Jajaran pengurus Pusat Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) .

BOGOR,- Pelantikan sekaligus penyerahan SK untuk Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesia yang akan berlangsung di Bandung tinggal menghitung hari. Segala persiapan mulai dilakukan oleh pengurus Pusat. Hal ini disampaikan Ketua Umum P3MI, Agus Chandra, S.E. saat menggelar rapat internal jajaran pengurus pusat yang berlangsung di kantor Perdanaria Indonesia, Jln. Raya Ciomas Permai RT 003/007 Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kab. Bogor, Rabu (22/7/2020).


Tampak hadir dalam rapat internal tersebut Wakil Ketua Umum, Yozar Bestari, Sekjen P3MI, Dedi Syt Nasution, Dewan Pembina, Iffitrial, Ketua Bidang OKK, Marten Riyanto, Ketua KAPK, Fahrizal,  Ketua Bidang Kesra, Zarman Tanjung, Wakil Kesra, Afrizal Chaniago, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi, Lukman Hakim, Bendahara Umum, Suci Nurwanti Ningsi, Kepala Bidang Humas, Ika Hartini, Wakil Sekjen, Juanda, Wakil Bendahara, Rian Yulianti, Ketua pelaksana harian, Filman Hutabarat dan sejumlah pengurus inti lainnya.

Dalam rapat internal kali ini, para kepala bidang menyampaikan program P3MI yang sudah berjalan serta usulan program yang akan dilaksanakan kedepannya. Kepala bidang OKK, Marten Priyanto menyampaikan terkait animo para anggota baru yang ingin bergabung dalam organisasi Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI). 
Menurutnya, banyak nya para pelaku usaha kecil yang bergerak di bidang wahana hiburan rakyat keliling (Korsel), Even Organizert (EO), Equipment dan pedagang pasar malam yang ingin bergabung di organisasi tersebut, menandakan bahwa P3MI sebagai wadah yang berbasis ekonomi kerakyatan ini cukup mendapat nama di kalangan UMKM. 

Hal yang sama juga disampaikan Zalman Tanjung sebagai Kepala Bidang Kesra P3MI Pusat.  Dirinya menyampaikan segala persiapan pendataan dan perekrutan anggota yang baru. Pria yang biasa di panggil Uda Iman ini juga menyampaikan beberapa usulan dari para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh tanah air kepada Ketua Umum. 

Sementara itu,  Luky Jambak sebagai kepala bidang Informasi dan Komunikasi juga menyampaikan, Sebagai salah satu pengurus inti dalam P3MI Pusat, dirinya bertugas menyampaikan edukasi kepada masyarakat dan Pemerintah melalui publikasi media tentang keberhasilan yang sudah dicapai oleh P3MI. Tidak hanya dari sisi keberhasilan, media Center ini juga menyampaikan segala bentuk keluhan para pelaku usaha kecil tersebut, salah satunya hambatan masalah perizinan keramaian dari instansi yang berwenang. Hal ini wajib disampaikan di media massa, agar Pemerintah Pusat maupun Daerah mengetahui kendala apa saja yang dialami oleh pelaku UMKM khusus nya yang bergabung dalam P3MI.

Untuk diketahui, pasca Pandemi Covid-19 melanda tanah air hingga saat ini berdampak besar kepada seluruh sektor ekonomi, salah satunya UMKM. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan sekali terlebih bagi para anggota P3MI yang notabene nya merupakan pengusaha kecil yang bergerak di bidang hiburan wahana dan EO. Hampir 4 bulan lebih mereka harus tutup usaha karena adanya larangan kegiatan yang mengundang keramaian sebagaimana tercantum dalam Maklumat Kapolri. 

Namun hal ini tidak menyurutkan langkah para pengurus P3MI Pusat dalam mencari jalan solusi untuk para anggotanya. Segala upaya dilakukan, mulai dengan melakukan audiensi kepada Kementerian UMKM dan Mabes Polri. Hasil nya, segala keluh kesah para pengusaha kecil ini mendapat tanggapan positif dari Instansi dan Institusi Negara tersebut dengan dicabutnya Maklumat Kapolri belum lama ini. Tentunya ini menjadi angin segar bagi pengurus P3MI dan seluruh anggota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pencabutan Maklumat Kapolri ini tidak serta merta mengindahkan penerapan protokol kesehatan. Pemerintah hanya membolehkan membuka usaha yang masuk dalam  wilayah zona hijau, dengan mewajibkan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, para pelaku usaha ini harus selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 di setiap wilayah masing-masing.

Agus Chandra, S.E, selaku Ketua Umum P3MI mengatakan, UMKM merupakan urat nadi perekonomian bangsa. Mereka harus dibina dan diberikan peluang yang seluas luasnya dalam menjalan usaha. Hal ini sejalan dengan 9 program Nawacita Presiden Jokowi yang salah satunya “ Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.”

" P3MI mendukung penuh program Pemerintah dalam memajukan sektor riil kalangan usaha kecil. Kami yang ada dalam organisasi ini sangat menyambut baik program-program Bapak Presiden. Untuk itu, saya selaku Ketua Umum P3MI berharap, Pemerintah Pusat bisa menampung segala aspirasi kami dan segala keluh kesah kami yang selama 4 bulan belakang ini tidak bisa membuka usaha lantaran izin keramaian dari Instansi dan Institusi terkait tidak keluar, "ujar Agus kepada awak media.

Lebih jauh Agus menjelaskan,” Walaupun saat ini Maklumat Kapolri sudah dicabut, namun masih ada kendala di lapangan terkait izin. Dari laporan para anggota kami di daerah, mereka sulit mendapatkan izin meski itu berada di zona hijau. Bahkan dari keterangan mereka, Pemerintah Daerah terkesan kurang peka akan permasalahan ekonomi yang di alami oleh pelaku UMKM. Mereka di bikin seperti bola dalam mengurus perizinan, dari permintaan izin kepada Kepolisian di oper lagi ke Gugus Tugas Covid-19 begitu juga sebaliknya.”

Agus kembali berharap kepada Pemerintah Pusat, agar perhatian kepada UMKM dibidang usaha wahana hiburan rakyat keliling ( Korsel ), Even Organizert (EO), Equipment dan pedagang pasar malam mendapat perhatian khusus.

( LUKY )