Pencalonan Gibran Sudah Sesuai Konstitusi, Bukan Politik Dinasti

Pencalonan Gibran Sudah Sesuai Konstitusi, Bukan Politik Dinasti

JATENG, SURAKARTA- Indrayanto Ketua DPD Bara JP Jateng  yang juga seorang pengamat Politik, dinasti politik adalah kekuasaan yang secara turun temurun dilakukan dalam kelompok keluarga yang masih terikat dalam hubungan darah, tujuannya untuk mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan. 

Indrayanto menjelaskan bahwa dinasti politik lebih identik dengan Kerajaan. Biasanya kerajaan memakai sistem Patrimonial yang mengutamakan regenerasi politik berdasarkan ikatan genealogis ketimbang merit sistem dalam menimbang prestasi. Oleh karena itu pelimpahan kekuasaan diberikan dengan cara menunjuk langsung. Minggu (26/7/2020).

Terkait dengan pencalonan Gibran Raka Buming Raka yang akhir-akhir ini santer dikaitkan dengan dinasti politik, ini jelas tidak benar. Pilkada di Solo jelas merupakan kontestasi politik biasa, hanya kebetulan Gibran anak seorang Presiden. Sedangkan hak  konstitusi anak Presiden dengan rakyat biasa itu sama.  

Sebagaimana diatur Pasal 21 DUHAM PBB Tahun 1948:

1. Setiap orang berhak turut serta dalam pemerintahan negerinya sendiri, baik dengan langsung maupun dengan perantaraan wakil-wakil yang dipilih dengan bebas.

2. Setiap orang berhak atas kesempatan yang sama untuk diangkat dalam jabatan pemerintahan negerinya.

Pasal 5 ayat 1 UU HAM: Setiap orang diakui sebagai manusia pribadi yang berhak menuntut dan memperoleh perlakuan serta perlindungan yang sama sesuai dengan martabat kemanusiaannya di depan hukum

Pasal 15 UU HAM:
Setiap orang berhak memperjuangkan hak pengembangan dirinya, baik secara pribadi maupun kolektif, untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya.

Pasal 43 ayat (1) UU HAM:
Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tetapi kenapa yang diserang di media sosial hanya Gibran saja? Padahal juga banyak anak pejabat dan bahkan istri bekas Kepala Daerah juga ikut Pilkada.

Saat ini putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, tak ragu melangkah untuk tetap maju menjadi calon Walikota Solo pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo Tahun 2020.

Langkah Gibran semakin mantap dengan melakukan berbagai pendekatan kepada masyarakat untuk menjaring suara.

Sama seperti yang dilakukan Sang Ayah, Gibran mengaku sudah melakukan pendekatan ke masyarakat dengan blusukan. Bahkan, para pendukungnya diakar rumput juga sudah mulai bergerak untuk siap memenangkan Gibran sebagai Walikota.