Pasar Senin Kamis Jembatan Tinggi Bersih Dari Isu Premanisme

Pasar Senin Kamis Jembatan Tinggi Bersih Dari Isu Premanisme

Jakarta Pusat - Polemik dengan adanya pemberitaan masalah kepemilikan hak atas tanah pasar Tasik atau lebih dikenal dengan pasar Senin Kamis Jembatan Tinggi Tanah Abang yang beberapa waktu lalu sempat merebak dan menjadi kisruh, sampai ada yang mengeluarkan statement mengatasnamakan organisasi tertentu.

Disini pihak dari anak wilayah mencoba untuk mengklarifikasi dan meluruskan keadaan yang sebenarnya kepada media pada Jumat kemarin (24/07/20).

Bang Komeng yang merupakan juga cucu alm Kong Juki menyampaikan, dari dulu nih Tanah Abang itu satu pongkol, urusan Tanah Abang ini sepongkol artian berakar kebawah jadi kuat sejarahnya, sekarang Tanah Abang tidak seperti itu, semoga bisa seperti Tanah Abang yang dulu tidak ada perpecahan atau keributan seperti saat ini, ini semua untuk menghindari konflik kecemburuan sosial.

Lanjutnya, kita mah sebagai anak wilayah selalu tidak pernah mau ada keributan, kita selalu berusaha untuk duduk bareng kalau ada masalah, prinsip kita itu anak Tanah Abang punya masalah diselesaikan secara baik - baik dan kekeluargaan,"ujarnya.

Perlu digaris bawahi bahwa semua anak wilayah yang ada disini itu mencakup anak - anak asli Tanah Abang yang dari setiap gang, dari setiap sudut semua ikut mengelola tanah tersebut yang kini menjadi pasar Senin Kamis Jembatan Tinggi,"ucapnya. (SR)