Perseteruan Lahan di Parangloe Terus Memanas, Kini Pihak Dewat Adat Kerajaan Gunakan Tanda Keberaniannya Untuk Pertahankan Lahan Adat

hermanmaros, 27 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Makassar,- Demi pertahankan Lahan Adat Kerajaan Tallo, pihak dewan adat Kerajaan Tallo sudah mulai menggunakan tanda pengenal berupa ikatan kain berwarna merah yang diikat dikepala setiap anggota dewan adat yang berada di lokasi lahan adat di Parangloe Tamalanrea Kota Makassar.

Tanda merah yang diikat dikepala setiap anggota dewan adat adalah tanda keberanian yang siap mempertahankan aset kerajaan walau nyawa menjadi taruhannya, seperti yang diungkap ketua dewan adat Andi Iskandar Esa Dg Pasore kepada awak media pada Kamis,(27/02/2020).

"Kami akan mempertahankan lahan kerajaan Tallo agar tidak dikuasai oleh pihak pihak tertentu, karena kami ingin melihat kembali Kerajaan Tallo pada Kejayaannya, dan kami akan membangun Istana Serta Rumah Adat Kerajaan Tallo dan fasilitas lainnya untuk Anak Cucu kami dari generasi ke generasi",jelas Ketua Dewan Adat.

Diketahui lahan yang menjadi titik fokus dewan adat untuk mempertahankan lahan tersebut berada di Lokasi Parangloe Tallasa City Kec.Tamalanrea Kota Makassar.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu