Artikel Mitigasi Bencana Bagi Anak Paud Investigasi Masa Depan

syafriantoagam, 20 Jan 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

 

Agam _ Artikel  Investigasi  bencana bagi kalangan pendidikan anak usia dini (PAUD) oleh Bapak Junaidi.S.S.Pd,M.Pd -  Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan  BPBD Agam Propinsi Sumatera Barat, merupakan keharusan. Pasalnya, anak usia dini merupakan investasi masa depan cikal bakal generasi bangsa mendatang yang mesti tanggap dalam berbagai situasi dan keadaan.
     "Apa pun yang disampaikan kepada anak-anak usia PAUD akan bertahan lama hingga mereka dewasa. Maka, pembekalan mitigasi bencana ini diharapkan menjadikan mereka dapat tanggap dan tangguh jika kelak menghadapi bencana. Mengingat Indonesia merupakan daerah cincin api atau ring of fire rawan bencana," 
     Informasi kebencanaan merupakan hal genting dan penting karena daerah kita berada di kawasan rawan bencana. Lebih dari itu, guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), keberadaan anak usia dini amat penting dan strategis.
     "Pada usia dini generasi Alpa yang amat terpapar digital yang serba instan, begitu pun orangtua mereka mesti melek digital maka mereka harus sadar dan membelalakkan mata terhadap potensi bencana yang ada di depan mata,".
     Untuk menggerakkan kesadaran mitigasi kebencanaan, maka kepala sekolah, Komite Sekolah, dan guru-guru harus terlibat bersama-sama masyarakat sekitar.
     Pembekalan mitigasi bencana yang diberikan kepada anak-anak usia dini tersebut berupa pemodelan dengan alat peraga tentang bahaya banjir, gunung meletus, dan tsunami.
     "Mereka juga dipandu membuat pemodelan perlindungan garis pantai dengan batu karang, pagar, mangrove, cemara udang dan pohon untuk menahan tsunami," yang harus diperkenalkan kepada mereka.
     Pembekalan mitigasi bencana tidak mesti menjadi mata pelajaran tersendiri tetapi dapat diintegrasikan dengan mata pelajaran lain seperti geografi dan lingkungan.
     Sementara Kepala TK Rasuna Said Mabinjau Agam. merupakan TK tertua saat mengadakan pertemuan dan pelatihan atau simulasi mitigasi bencana bersama murid bahwa simulasi sangat bermanfaat bagi anak didik dan orangtua yang turut mendampingi kegiatan tersebut.
     "Anak-anak kami mendapat atmosfer baru dengan lingkungan positif dalam mengenali dan memahami mitigasi bencana di TK Rasuna Said. Dengan pengetahuan dan keterampilan sederhana sangat antusias mengikuti latihan mitigasi bencana di sekolah
     Menurutnya, simulasi dan permodelan mitigasi bencana yang diperagakan berlangsung interaktif. Anak-anak juga dilibatkan memperagakan. Terutama diberi pemahaman dalam mencari tempat aman ketika terjadi bencana, sembunyi dibawah meja saat berada dalam kelas, menghindari gunung meletus, antisipasi banjir, serta menghindari laut jika terjadi tsunami dan lain-lain info.Yun.S(Anto)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu