Mendagri Imbau Kepala Daerah Segera Persiapkan Penyelenggaraan Pilkades Serentak 2020

Mendagri Imbau Kepala Daerah Segera Persiapkan Penyelenggaraan Pilkades Serentak 2020
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengimbau kepala daerah, segera menyiapkan penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2020.

“Tolong rekan-rekan kepala daerah,   benar-benar mempersiapkan semua langkah-langkah, baik tahapan perencanaan, penyiapan, materi, anggaran, regulasi, dan lain-lain, ” kata  Tito keterangannya, usai rapat koordinasi pusat daerah di Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Tito mengharapkan  bupati dan wali kota untuk melakukan sosialisasi, mengawasi pelaksanaan pilkades hingga mengevaluasi setiap tahapannya.

“Lakukan sosialisasi dan koordinasi, kemudian mengawasi pelaksanaan, eksekusi dan sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi, termasuk dengan jajaran pengawas tidak ragu-ragu untuk melakukan teguran, tindakan sesuai dengan aturan-aturan yang ada, ” urainya.

Mendagri menuturkan peran kepala daerah menjadi sentral dalam pelaksanaan Pilkades.

Ia menambahkan, pilkades tidak memiliki lembaga penyelenggara pemilu seperti KPU Bawaslu, maka hal itu akan lebih mengutamakan peranan bupati wali kota.

"Kalau pilkada ada rezim khusus pelaksanaan pilkada, di mana ada lembaga penyelenggara KPU, pengawas Bawaslu, dan seterusnya, maka untuk pilkades itu lebih banyak peran utamanya adalah kepala daerah tingkat kabupaten dan kota sebagai penyelenggara yang akan membentuk panitia, ” katanya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri Yusharto mengatakan, pemilihan kepala desa untuk mengganti kepala desa yang telah berakhir masa jabatannya, meninggal dunia, permintaan sendiri atau diberhentikan. 

“Pada 2020 kepala desa akan dipilih sejumlah 4.355 yang menyebar di 75 kabupaten dan kota, " urainya.  

Menurutnya, dari jumlah tersebut sudah dilaksanakan pemilihan di 16 kabupaten kota atau untuk 1.236 kepala desa.

Pemilihan itu terlaksana sebelum pandemi dan sebelum terbitnya surat Mendagri tentang penundaan pilkades serentak dan pergantian antar waktu 2020. (Foto: Kemendagri)

Update

Update

Previous Article

Nunung Lantik Bupati Batanghari

Next Article

Rekrut Anggota Baru, KPN Tuah Sepakat Sosialisasi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 272

Postingan Tahun ini: 1304

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 235

Postingan Tahun ini: 1355

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 157

Postingan Tahun ini: 780

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 155

Postingan Tahun ini: 271

Registered: Apr 16, 2021

Profle

Widian.

Diduga Sebut Yorri Bukan Orang Toraja, Dakka: Apakah Tidak Ada Bahasa yang Santun
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
banner

Follow Us

Recommended Posts

Bantu Warga Satgas TMMD Ke-111 Lakukan Hal Ini
Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo: Praktek Pungli Ancaman Pidana
21 Atase Pertahanan Negara Sahabat Berkunjung ke Museum Batam Raja Ali Haji
Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Suraabaya
62,5 Persen Pedagang Pasar Kalierang Telah Divaksin