Melalui BUMD Pemkab Pangandaran Kucurkan Kredit Mulai dari 5-200 juta Rupiah kepada Pelaku UMKM

Melalui BUMD Pemkab Pangandaran Kucurkan Kredit Mulai dari 5-200 juta Rupiah kepada Pelaku  UMKM

PANGANDARAN - Bupati Pangandaran H Jeje  Wiradinata berencana menjadikan BUMD BPR BKPD Pangandaran sebagai  penyedia pinjaman  modal untuk pelaku UMKM Pangandaran.

Dikatakan Jeje bahwa, plapon pinjaman kredit modal usaha ini rencananya dari mulai 5 juta rupiah sampai 200 juta rupiah dengan masa pinjaman 8 tahun.

Supaya cepat terealisasi, PERDA/ peraturan daerahnya tentang penyertaan modal ini akan segera dibahas dengan DPRD, " terangnya. Setda 16/07/2020.

Menurutnya, ada perbedaan antara BUMD dengan perusahaan murni swasta, yaitu : BUMD itu lebih fokus pada pelayanan dan di sisi administrasi tidak memberatkan.

Selanjunya, BUMD BPR BKPD Pangandaran, komposisi managemennya sudah sesuai dengan persyaratan, juga personelnya selalu dapat pembinaan peningkatan kompetensi SDM, sehingga kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba itu, sudah maximal, " tambahnya. 

Sementara asisten daerah III Suheryana mengatakan, saat ini pemerintahan kabupaten Pangandaran memiliki 3 BUMD diantaranya, PDAM, Perumda Bank Perkreditan Rakyat Bank karya Produksi Desa (BPR BKPD).

Untuk BPR BKPD ada dua diantaranya, satu di berlokasi di kecamatan Pangandaran, dan yang kedua di kecamatan Cijulang.

Dari tiga BUMD milik pemerintah daerah itu, kondisi pengelolaannya secara administrasi  sangat sehat, dan Akutansi BPR BKPD nya di kecamatan Pangandaran, " terang Suheryana.

Di tempat terpisah, Dadan sugistha selaku Kabag perekonomian dan sumber daya alam mengatakan, BPR  BKPD telah diserahterimakan oleh Pemkab Ciamis ke pemkab Pangandaran semenjak tanggal 15 Juli 2019.

Salah satu tolak ukur BPR BKPD Pangandaran masuk katagori sehat diantaranya : tingkat kemacetan kreditnya/ Non Performing loan/NPL nya di tahun 2019 mendapat poin 8,8%.

Bahkan, kata Dadan, BPR BKPD Pangandaran di tahun 2019 aset neracanya mencapai 90,44%. 

Sedangkan untuk BPR BKPD Cijulang, NPL nya baru menempati angka 12, sehingga belum masuk katagori perusahaan yang sehat, " tambahnya.

Jadi, BPR BKPD Pangandaran layak memberikan permodalan kepada  pelaku UMKM, " jelas Dadan.

Juga, nasabah UMKM salah satunya bisa menikmati pelayanan Suku bunga yang sangat rendah.

Bahkan, rencananya, untuk syarat administrasi pinjamannya akan dimudahkan, serta anggunannya pun tidak memberatkan nasabah, " paparnya. (Anton AS)