Anggota Komisi II DPR RI Cornelis Pertanyakan Isu Larangan Belanja Anggaran oleh Mendagri

Anggota Komisi II DPR RI Cornelis Pertanyakan Isu Larangan Belanja Anggaran oleh Mendagri
Anggota Komisi II DPR RI Cornelis

JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Cornelis dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri dan RDP dengan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) serta Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu mengatakan, dalam beberapa kesempatan Presiden Joko Widodo selalu menyampaikan kepada pemerintah daerah agar membelanjakan anggaran daerahnya  untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

"Tetapi (diberitakan) di media, Mendagri malah melarang (daerah) belanja. Ini perlu dipertanyakan. Mudah-mudahan tidak benar apa yang disampaikan media itu. Ada Rp200 triliun lebih uang yang ada di bank supaya bisa mendongkrak ekonomi indonesia dan mengejar pertumbuhan, tetapi kenapa Mendagri melarang belanja dan meminta Menteri Keuangan untuk tidak mengeluarkan duit, ” tutur Cornelis di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Politisi PDI-Perjuangan itu mengingatkan, seyogyanya Mendagri sebagai pembantu presiden, bagaimana untuk mempermudah agar target pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh presiden bisa terwujud. Pada raker tersebut Cornelis juga mengutarakan beberapa kendala terkait aplikasi keuangan yang ada.

“Aplikasi keuangan tidak mudah dibuka, beda dengan sebelumnya yang kita pakai, tidak sinkron, tidak refocusing, tidak bisa melihat saldo, tetapi bisa dibuka ketika kita akan membayar pihak ketiga. Tolong disempurnakan aplikasi baru dengan Seskab, Sesneg, Kepala Staf Kepresidenan supaya kepada persoalan ini Presiden bisa turun tangan, " ungkapnya.

Di Indonesia, lanjutnya, dalam mengelola APBN Presiden tidak mempunyai kewenangan. "Seyogyanya Presiden punya kewenangan, otoritas, pengendalian, dan punya hak untuk mendistribusikan. Tetapi ini semua dipegang oleh Menteri Keuangan, seolah-olah Presiden tersandera oleh Menteri Keuangan, ” kritisi Cornelis.

Menyangkut masalah perbatasan, Cornelis mengimbau Mendagri agar bisa berkoordinasi dengan departemen/instansi lain agar tetap bisa membangun daerah perbatasan. Dikatakannya, proses pembangunan ini sedang berjalan, tetapi Mendagri juga harus mengkoordinasikan fasilitas lainnya. Presiden menghendaki perbatasan menjadi kawasan ekonomi yang bisa mengangkat pendapatan masyarakat di perbatasan, tapi ada satu persoalan yang sangat strategis, bahwa perjanjian antara Indonesia dan Malaysia tentang perdagangan masih menggunakan perjanjian tahun 1978. 

"Oleh karenanya Mendagri perlu banyak membicarakan dengan Kementerian terkait lainnya. Karena target 2024, sebelum Presiden Joko Widodo selesai masa jabatannya, permasalahan (perbatasan) ini sudah clear, " pungkas legislator dapil Kalimantan Barat I itu. (dep/sf)

KOMISI II DPR RI Cornelis PDIP
Suharyadi, S.Pd

Suharyadi, S.Pd

Previous Article

Terkait Perkara Dugaan Korupsi IUP Batubara...

Next Article

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Tenaga Honorer...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 294

Postingan Tahun ini: 889

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 222

Postingan Tahun ini: 2140

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 219

Postingan Tahun ini: 2113

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 161

Postingan Tahun ini: 385

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Menjadi Contoh dan Memelopori Usaha-usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingny
KONI Diharapkan Mampu Antarkan Prestasi Olahraga Kota Magelang Lebih Tinggi
Kedatangan Vaksin Tahap 73 Dorong Pemerintah Vaksinasi Lansia dan Remaja
Dokter Aziz: Ajak Orang Magelang Cinta Wisata Kota Magelang
Kapolres Pekalongan Apresiasi Antusias Pelajar Dan Masyarakat Serbu Gerai Vaksinasi Merdeka Serentak