Wow...! Di Ciruas 4 Cafe Disegel, Dua Room Karaoke Di Serang Timur Terancam Disegel

INDONESIASATU.CO.ID:

Serang - Penyegelan kedua kalinya empat tempat hiburan malam di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang oleh pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, pada sore hari, Selasa, 19 Maret 2019. Mendapatkan protes dari salah satu pihak management cafe yang menganggap penyegelan tempat hiburan malam yang dilakukan Dinas Sat Pol PP dianggap tebang pilih. Pasalnya menurut salah satu pihak management cafe ada dua tempat hiburan malam room karoke yang di duga tidak memiliki kelengkapan izin yang berada di Serang Timur tepatnya di Kecamatan Kragilan dan Cikande tidak dilakukan penyegelan.

Adi Supriyadi salah satu management cafe kepada wartawan menyampaikan, Penyegelan empat tempat hiburan malam di Kecamatan Ciruas, oleh pemerintah Kabupaten Serang dianggap tidak adil dan terkesan tebang pilih karena penyegelan tidak dilakukan secara menyeluruh.

"Ini tidak adil dan terkesan tebang pilih karena ada dua tempat hiburan malam lainnya yang diduga tidak memiliki izin di Kecamatan Kragilan dan Cikande tidak di lakukan penyegelan, tidak masalah tempat kami di segel asalkan dilakukan secara menyeluruh, bilamana dalam 5 hari kedepan Sat Pol PP tidak melakukan penyegelan di dua tempat hiburan tersebut maka tempat kami pun akan kami operasikan kembali," katanya. Selasa,  19 Maret 2019.

Sementara Arief Kasie Penindakan Dinas Satuan Pamong Praja Kabupaten Serang saat di konfirmasi mengatakan, Penyegelan kedua kalinya yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Serang berdasarkan surat perintah atasan. Ada empat tempat hiburan malam yang di segel ulang cafe Nada Mord, Resto King Oloan, Scorpions dan Pardomuan.

"Untuk dua tempat hiburan room karaoke di Serang Timur yang diduga tidak memiliki izin akan dilakukan tindakan penyegelan bilamana terbukti tidak memiliki kelengkapan izin, namun secara bertahap mengingat keterbatasan anggota personil kami. Sebelum dilakukan penyegelan akan dilakukan peringatan, pemanggilan hingga nantinya tindakan penyegelan," tegas Arief.(Taty)

  • Whatsapp

Index Berita