Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar, Yati: Tabung Gas Elpiji 3 Kg Mahal di Jeneponto

samsir, 25 Aug 2019,
Share w.App T.Me

INDONESIASATU.CO.ID, JENEPONTO - Warga kembali beralih menggunakan kayu bakar saat memasak. Itu lantaran tabung gas elpiji 3 kg, selain langka harganya pun terbilang mahal di Kabupaten Jeneponto.

Salah seorang Ibu rumah tangga (IRT) bernama, Yati, warga Bumbung Loe, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, mengaku beralih ke kayu bakar saat memasak.

"Saya terpaksa gunakan kayu bakar kalau mau memasak nasi, memasak air, dan memasak yang lain - lain karena gas elpiji yang 3 Kg mahal dan susah dapatnya, ucap dia saat ditemui media ini, Minggu (25/8/2019).

Diakuinya sejak tabung gas elpiji 3 Kg harganya terbilang mahal dan langka, hampir semua warga di sini rata - rata menggunakan kayu bakar saat memasak.

"Sebelumnya, saya menggunakan tabung kalau mau memasak. Tapi karena harga tabung sekarang mahal, jadi tidak pernah lagi kepangkalan beli," kata dia.

Menurut Yati, baginya terlalu mahal dengan harga pasaran Rp.28 ribu bahkan sampai Rp.30 ribu.

Ia berharap kepada pemerintah agar harga tabung elpiji 3 Kg kembali normal seperti biasa. Harga di pangkalan Rp.15 ribu sampai Rp.16 ribu.

"Kasihan kita semua yang rata-rata warga miskin tidak mampu beli. Jadi saya berharap agar tabung elpiji 3 Kg harganya normal seperti biasa, supaya saya bisa menggunakan lagi tabung," harap IRT itu.

 

Editor : Samsir

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu