Teledor Saat Masak, Tiga Rumah Warga di Nganjuk Ludes

nganjuksatu, 20 Aug 2019,
Share w.App T.Me

NGANJUK - Tiga rumah milik Pardi,Suprianto dan Jasmani warga Desa Mojorembun Kecamatan Rejosos Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar, Senin (19/8/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kebakaran tersebut diduga akibat dari percikan api tungku saat memasak, akibatnya korban harus kehilangan tempat tinggalnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban harus mengalami kerugian puluhan juta rupiah, sebab semua bangunan rumah serta isinya tidak ada yang bisa diselamatkan.

Menurut informasi yang dihimpun wartajatim.co.id mulanya api berasal dari rumah Pardi, yang pada saat itu dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah menyalakan api dari dapur untuk menghangatkan sayur ditinggal menonton tv dirumah tetangganya. Tidak lama kemudian, api langsung menjalar ke bangunan rumah Suprianto yang posisinya sangat dekat dengan rumah Pardi dan Jasmani.

Api dengan cepat merambah ke bagian bangunan rumah yang lain, karena mayoritas bangunan rumah terbuat dari kayu, sehingga mudah terbakar. Wargapun nampak kesulitan saat melakukan pemadaman api, karena kondisi api semakin membesar.

Selama satu jam lebih, api baru berhasil dipadamkan dengan bantuan dua Unit pemadam dan BPBD Nganjuk dari instansi terkait.

Istri Suprianto mengaku, saat kejadian ia sedang menonton tv di tetangganya. Saat ada yang teriak kebakaran, ia langsung bergegas keluar rumah. Saat itu ia melihat api di rumahnya sudah membesar, lalu api dengan cepat merambah ke bangunan rumahnya tersebut, sehingga ia tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah.

“Saya tidak keburu menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Karena api dengan cepat menghabiskan bangunan rumah kami, sehingga yang tersisa hanya pakaian yang di badan,” ungkap istri dari Suprianto
 
Di tempat yang sama, seorang saksi mata Choirul Anwar mengaku, saat kejadian ia tengah duduk di depan rumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian. Ia melihat ada kepulan asap di rumah Pardi, namun api langsung menjalar kebagian bangunan yang lain.

“ Saya duduk di depan rumah. Paling sekitar 10 menit, tiba-tiba saya melihat kepulan asap dari rumah Pardi, namun karena api cepat membesar, akhirnya kami kesulitan melakukan pemadaman, ditambah pemadaman hanya dilakukan dengan alat seadanya. Jadi api sulit dipadamkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin mengatakan, terbakarnya dapur milik Suprianto tersebut bermula ketika istrinya memasak sayur  untuk dihangatkan, ditinggal nonton tv begitu saja untuk keperluan lain..

“Iya betul ada laporan kebakaran, warga kembali menghubungi bahwa api sudah padam,” ucapnya

Menurut Kapolsek, warga sempat membantu memadamkan api, namun karena api terlanjur membesar api jadi sulit dijinakkan. “Api baru bisa dipadamkan ketika satu unit mobil pemadam didatangkan dari Pemerintah Nganjuk,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (red/kla)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu