Targetkan PAD Sektor Pariwisata Rp 2,7 Miliar, Tahun 2019 Pemkab Pesisir Selatan Lakukan Pengelolaan Kawasan Wisata secara Terpadu

INDONESIASATU.CO.ID:

PESISIR SELATAN - Pemerintah daerah kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, targetkan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp 2,7 miliat tahun 2019.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Rabu (20/2) di Painan bahwa tahun 2018, target PAD Pessel dari sektor pariwisata sebesar Rp 2,5 miliar.

"Dari target Rp 2,5 miliar itu, yang tercapai hanya sebesar Rp 1,326 miliar. Walau demikian kita tetap meningkatkan target menjadi Rp 2,7 miliar di tahun 2019. Sebab tingkat kunjungan masyarakat untuk berwisata ke daerah ini sangat tinggi," katanya.

Hal itu disampaikanya, sebab di tahun 2018 berdasarkan data yang dimiliki, jumlah kunjungan wisata ke daerah itu mencapai 2.479.841.

"Namun dari jumlah itu, yang melakukan kunjungan ke objek wisata berbayar hanya sebayak 187.904 jiwa. Sedangkan yang berkunjung ke objek wisata tidak berbayar sebanyak 2.222.924 jiwa," jelasnya.

Walau sebagian besar mengunjungi objek wisata yang tidak berbayar, namun tetap memberikan dampak ekonomi yang sangat besar kepada masyarakat Pessel.

"Sebab melalui kunjungan itu, setidak-tidaknya mereka tetap akan berbelanja dan meninggalkan uangnya di Pessel," ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa untuk meningkatkan capaian PAD tahun 2019 dengan target yang dipasang sebesar Rp 2,7 miliar itu, pihaknya bersama perangkat daerah terkait lainya akan melakukan pengelolaan kawasan secara terpadu.

"Pengelolaan kawasan wisata secara terpadu ini bertujuan untuk mengantisipasi kebocoran-kebocoran. Terutama sekali pada sumber-sumber yang berpotensi bisa menambah pemasukan terhadap PAD," ujarnya.

Diungkapkanya bahwa tahun 2019 ini, pihaknya akan lebih memfokuskan pengelolaan pada dua objek wisata andalan. Diantaranya kawasan Wisata Pantai Carocok Painan, dan di Kawasan Wisata Mandeh.

Lebih jauh dijelaskan bahwa dibanding tahun 2017, target peningkatan PAD sektor pariwisata pada tahun 2018 memang cukup besar. Sebab di tahun 2017 lalu itu, target yang dipasang hanya sebesar Rp 1,5 miliar dan tercapai sebesar Rp 1,2 miliar.

Walau demikian dia tetap berharap peningkatan target PAD yang dipasang sebesar Rp 2,7 miliar tahun 2019 bisa benar-benar terwujud.

" Saya optimis sebab Kawasan Wisata Mandeh sekarang telah bisa diakses lewat jalur darat. Direncanakan disepanjang kawasan itu akan kita bangun rest area sebanyak lima titik. Tujuanya agar kenyamanan pengunjung benar-benar terwujud," tutupnya. (***)

 

  • Whatsapp

Index Berita