SMKN 3 Kota Cilegon Cetak Siswa Jadi Entrepreneur

INDONESIASATU.CO.ID:

Cilegon, - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Cilegon cetak siswa-siswi untuk menjadi seorang entrepreneur handal. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya siswa setelah lulus menekuni dunia wirausaha hingga menjadi karyawan dibeberapa perusahaan.
Ujian Nasional (UN) baru saja selesai sekolah tingkat SMKN, pada tanggal 13 Mei 2019 lalu, dan hasilnya pun anak-anak siswa SMKN 3 Kota Cilegon lulus 100 persen dengan nilai memuaskan.   
Kepala Sekolah Drs. Tatang Satari Rokyat Mpd, ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (20/5/2019) kepada indonesiasatu.co.id mengatakan, untuk SMKN 3 Kota Cilegon tahun ini dari jumlah peserta 266 yang terdaftar di UW 1 dan yang ikut ujian 264 melalui tahapan-tahapan ujian mulai dari USBN , UNBK dan UKK.
"Pada akhir rapat guru kita nyatakan semua berhasil , Alhamdulillah dua orang anak yang prestasinya untuk didua mata pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris mendapat nilai sempurna ( 100 ) dari jurusan akuntansi", tandasnya.
Dikatakan Tatang, untuk siswa jurusan Tata boga, Tata Busana dan Travel pun mendapatkan nilai cukup memuaskan juga. Karena kata dia, siswa-siswi jurusan tiga katagori tersebut targetnya untuk bisa buka usaha sendiri dan siap menjadi enterpreneur. Bahkan siswa lulusan SMKN 3 Kota Cilegon 25 persen bekerja di perusahaan dan 75 persen membuka usaha sendiri khususnya jurusan tata boga dan tata busana.
Inti dari sekolah SMKN 3 Kota Cilegon menurut Drs. Tatang Satari Rokyat Mpd, proses dalam pembelajaran menitipkan kepada guru-guru didalam mengajar anak tidak sekedar untuk hanya cetak seorang karyawan perusahaan, akan tetapi harus betul-betul sesuai dengan nama sekolah yakni SMK.
"Yang namanya begitu lulus SMK tentunya harus memiliki keterampilan untuk membuka usaha sendiri, sehingga bukan menjadi beban untuk diterima di perusahaan tetapi berkontribusi bisa menyerap tenaga kerja", ungkap Kepala sekolah yang sebentar lagi menghadapi pensiun.
Lebih lanjut harap Tatang, slogan yang selama ini diterapkan di SMKN 3 Kota Cilegon kepada anak-anak untuk selalu menyapa apa kabar dan jawaban anak lebih baik dari hari kemarin harus terus diterapkan setiap masuk sekolah.
"Saya ingin setelah pensiun pun sekolah ini harus lebih maju lagi dan ditingkatkan kwalitas serta aktif mengadakan promosi dan kerjasama kepada media",imbuhnya.
Adapun kata kepala sekolah kembali menuturkan, kesan selama bersama teman-teman dewan guru disekolah sudah maksimal dan optimal melaksanakan tugas, sekalipun masih ada yang kurang berupa memperdayakan sekolah itu bukan saja menjadi sebuah lembaga pendidikan melainkan harus menjadi lembaga usaha.
Sementara ditempat yang sama, Wakil Kepala Kurikulum, Putirot Mpd menambahkan, menurutnya siswa yang mendapatkan nilai sempurna (100) adalah siswa dari jurusan akuntansi atas nama Eka Lulu dan Nita Oktavianti, sedangkan untuk siswa nilai mapel produktif jurusan diraih Santi Lestari dengan nilai tertinggi 92,0.
Dikatakan Putriot, anak-anak lulusan SMKN 3 Kota Cilegon ada yang melanjutkan ke STAN dan ada yang sudah dipinta oleh perusahaan khususnya jurusan akuntansi. Kemudian dari jurusan tata boga sebelum lulus sekolah pun sudah dipinta oleh hotel berbintang , Hypermart , Finase dan jurusan tata busana sudah dipinta dari LKP Pantos Jaya, perusahaan Garmen dan juga butik , karena anak-anak SMKN 3 Kota Cilegon memiliki uji kompetensi.
Waka kurikulum Putirot Mpd pun berharap sekali membuka untuk para chef nasional maupun internasional , Fashion Designer nasional maupun internasional untuk membina dan memberikan ilmu disekolah SMKN 3 Kota Cilegon khususnya jurusan Tata boga dan Tata Busana tuturnya. (Herman)

  • Whatsapp

Index Berita