Sasar Target, Samsat Jeneponto "Jenuh DD Mobil Plat Merah Dilingkup Pemkab" 

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Kepala UPTD Sistem Adminitrasi Manajemen Satu Atap (Samsat) M Ali Burhan, Gs. Dan jajarannya melakukan penyisiran pada sejumlah kendaraan dilingkup pemerintahan kabupaten Jeneponto (Randis) yang menunggak pajak sepanjang tahun 2018.

Menurut Ali Burhan, terdapat sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat dilingkup Pemkab Jeneponto diduga mobil dinas acuh dengan pajak kendaraannya, ucap Ali, saat ditemui di ruangannya. Selasa, (07/11/2018)

Ia tegaskan pihaknya, akan melakukan tindakan dan memburu mobil dinas yang menunggak pajak kendaraannya, ucapanya.

"Selama beberapa hari terakhir ini, kami sudah sering kali melakukan sosialisasi ke pemerintah daerah kabupaten jeneponto untuk para mobil dinas yang menunggak pajak. Khususnya mobil berpelat merah agar segera melunasi kewajibannya untuk membayar pajak kendaraannya," kata dia

Pihaknya mengaku, jenuh menunggu Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto untuk melakukan upaya pembayaran tunggakkan pajak diwilayah Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Dimana bebernya, para kepala dinas yang memiliki mobil dinas yang belum membayar pajak tersebut, termasuk dari mobil ambulance RSUD Lanto deng Pasewang Jenponto,

Selain itu, pada kantor Dinas Perhubungan Jeneponto dengan besar tunggakan pajak selama 2018 sebesar Rp.2.555.007.941 miliyar yang harus dibayar Pemda Jeneponto.

"Saya jenuh dijanji untuk pelunasan pajak juga, untuk penekanan mobil dinas pemda atau SKPD yang menunggak pajak. Padahal kalau dipikir ini sudah sangat mudah untuk mengecek nomor polisi kendaraan yang menunggak pajak dengan aplikasi database samsat online," katanya

Pihaknya berharap agar para SKPD yang memiliki kendaraan sementara belum bayar pajak agar taat pajak, karena selain menyelesaikan kewajabannya juga membantu pembangunan daerah di Kabupaten Jeneponto. 

M.Ali Burhan, tambahkan, bagi
kendaraan yang penunggak pajak. Petugas samsat akan memberikan sanksi dari sejumlah kendaraan yang belum bayar pajak, diantaranya satu unit mobil milik SKPD Jeneponto, tegasnya

Total tunggakan pajak di Kabupaten Jeneponto sebesar Rp 14.715.657.059 miliar. Sedangkan target pendapatan pajak yang harus dicapai tahun 2018 ini sebesar Rp.17,270.665.000 miliyar rupiah, jadi sisa pembayaran pajak Pemda Rp.2.555.007.941 miliar rupiah, beber Ali Burhan kepada media ini,

Untuk mengejar target pendapatan pajak tersebut, memang harus kesadaran dari masyarakat terutama bagi yang memiliki kendaran. Kalau ini tidak dilakukan tentunya tim akan rutin menggelar sosialisasi untuk terjun langsung kelapangan melakukan penyisiran,

"Yah, salah satu upaya yang kami harus lakukan untuk mencapai target itu, harus turun kelapangan atau dengan menggunakan mobil keliling untuk membantu masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor samsat membayar pajak. Perlu memang pihak samsat untuk menyiapkan mobil keliling." Pungkasnya.

 

Penulis: Rahmat
Editor: Samsir
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita