Polwan Cantik Polda Bali Meraih Medali Emas, Kejuaraan Menembak Pistol Piala Ibu Asuh Polwan RI 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

BADUNG- Bripda Anastasia Jeany Ratnasari, S.E. ternyata seorang atlet menembak Polda Bali. Polwan cantik yang dipercaya menjadi Ajudan Ibu Kapolda Bali, Ny. Barbara Golose ini telah meraih segudang prestasi. Teranyar, ia meraih medali emas dikategori Brigadir dalam Kejuaraan Menembak Pistol Piala Ibu Asuh Polwan RI 2018 di Lapangan Tembak Pecatu Bhayangkara Shooting Range, Kuta Selatan, Badung, Selasa (28/8).

Atas prestasinya itu, Tim Tembak Polda Bali dinyatakan sebagai peraih juara umum sehingga mendapatkan piala bergilir Ibu Asuh Polwan. Wanita berzodiak Capricorn ini sudah dua kali mendapat Juara I dalam Kejuaraan Menembak Kapolda Bali Cup, yaitu tahun 2017 dan 2018. Kemudian, meraih Juara II saat mengikuti Event Commisioner Of Bali Police IPSC Level 2 Kategori Ladies Production.

Anak dari pasangan Krisdiyanto dan Nuryani ini meraih Juara I IPSC Level 1 Kategori Ladies Production di Jogjakarta. Prestasi lainnya, Juara II Event Commisioner Of Bali Police IPSC Level 3 Kategori Ladies Standard. Prestasi gemilang ini tidak terlepas dari dukungan Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yang sukses mengasah kemampuannya menjadi penembak profesional.

Untuk menjadi seorang atlet menembak tidak mudah, harus memiliki stamina yang kuat, pengelihatan yang cemerlang dan disiplin dalam melatih diri. Sosok itulah yang terlihat dari wanita lulusan polisi tahun 2014 yang akrab dipanggil Jeany ini. Saat mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri di Sepolwan, Ciputat, Jakarta Selatan pada tahun 2014, Jeany menggunakan senjata api (senpi) jenis revolver.

Sedangkan sekarang yang dipakai dalam kejuaraan adalah jenis pistol. Perubahan penggunaan senpi dari revolver ke pistol, membuatnya harus belajar lagi dari nol karena penggunaan dan pengamanannya berbeda. “Waktu pendidikan saya pakai senjata revolver tapi sekarang sudah mulai terbiasa dengan senjata pistol,” ungkapnya.

Menurutnya, catatan prestasi yang diraihnya berawal pada saat Kapolda Bali sedang latihan menembak di Lapangan Menembak Bhayangkara, Tohpati. Saat itu, Kapolda meminta para Polwan untuk ikut latihan menembak dengan menggunakan pistol. Latihan pun dilakukan secara intens dengan mendatangkan pelatih dari Densus 88 Anti Teror untuk mencari bibit atlet tembak Polwan Polda Bali. Alhasil, kemampuan menembak anak ke 3 dari 3 bersaudara ini pun semakin meningkat.

Saat latihan, target sasaran berupa plat berhasil dijatuhkan dalam hitungan detik. Kemudian, jenderal bintang dua asal Manado Sulawesi Utara itu mendaftarkan Jeany dan TimTembak Polda Bali lainnya disejumlah kejuaraan menembak. Buah kelapa jatuh tidak jauh dari pohonnya, wanita lulusan Sarjana Ekonomi itu akhirnya menyabet juara dan mendapatkan medali, piala serta piagam penghargaan.

Wanita kelahiran 29 Desember 1995 ini mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraihnya. Ia pun berharap kepada para Polwan lainnya untuk mengembangkan bakat dan kemampunnya, supaya ikut termotivasi dalam memberikan sumbangsih sekaligus mengharumkan nama Polri. “Kepada para Polwan lainnya, tunjukkan kemampuanmu. Mari kita buat harum nama Polri,” ajaknya. Ditanya, apakah ada tawaran dari Perbakin Bali untuk menjadi atlet menembak? Jeany mengaku sempat ada tawaran dari Perbakin untuk mengikuti Porprov, tetapi saat ini belum ada kejelasan. “Nantilah kalau sudah pasti, baru saya kabari,” pungkasnya.(adi)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita