Pembangunan Pasar Desa Tarebung Menuai Masalah. Kontraltor Pelaksana Berhutang Pada Masyarakat

INDONESIASATU.CO.ID:

SUMENEP. Indonesiasatu.co.id Pembangunan pasar desa tarebung kecamatan gayam menuai masalah pasalnya banyak masyarakat kecewa dengan pihak rekanan karena banyak masyarakat yang tidak di lunasi pembelian bahan materialnya hingga saat ini, warga terus menekan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Madura, Jawa Timur membantu keluhan warga.

Pasalnya, rekanan atas nama CV Marwah yang masih disinyalir punyatanggungan hutang material terhadap sejumlah warga sebesar Rp.89.943.500,- yang sampai saat ini belum terlunasi. “Kami akan mendesak Dinas untuk bisa bantu terhadap rekanan supaya melunasi tanggungan hutang,” kata H Sukri salah satu warga yang dirugikan.

Sebab, katanya warga sudah menyampaikan keluhan terhadap dinas terkait agar rekanan membayar. “Kalau memang rekanan tidak punya modal harusnya dinas lebih selektif tidak memberikan proyek, ini malah warga yang dirugikan dan menjadi korban,” ungkapnya.

Bahkan, warga terus akan mendesak dan akan menutup pasar, selama belum ada penyelesayan dana tersebut. “Kalau ini tetap tidak terselesaikan, akan mengambil jalan hukum,” tegasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Sumenep, Abd Sa’id mengatakan, persoalan itu harus jelas, terkait aduan warga kami takut catatan itu hanya dibuat buat. ” Aduan itu harus jelas, takut ini hanya rekayasa,” ucapnya.ahkan dinas berdalih sudah melakukan pemanggila rekanan sudah tidak ada masalah, sebab pihak rekanan sudah tidak punya tanggungan hutang material terhadap warga. karena semuanya sudah terbayar lunas.

“Pihak rekanan sudah menghadap ke sini dan menunjukan bukti kwetansi pembayaran dengan sudah lengkap,” ngakunya, Jum’at (1/2/2019) yang didampingi PPko.

Lanjut Sa’id, kalau kita Dinas diminta untuk menghadap pastinya tidak mau.sebab, persoalan ini bukan tanggungan dinas, namun hanya memfasilitasi menyampaikan ke pihak rekanan.

“Kalau pihak rekanan tidak ada masalah, sudah klir semua, kalau masih ada masalah bukan urusan kami, dan laporkan” tukasnya.

Sebelumnya, sejumlah Masyarakat Desa Tarebung, Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi boikot pasar agar tidak beroprasi sebelum pihak rekanan menyelesaikan tanggungan hutang.

Mereka aksi dengan memampangkan spanduk bertuliskan “Kami Masyarakat Sapudi Kecewa Terhadap CV Marwah , Pasar Jangan Dibuka Sebelum Melunasi Hutang”.(nurul)

  • Whatsapp

Index Berita