Menikmati Kopi SariBhumi di Natah Kantor, Membedah Buku Sajatining Guru Waspada Permana Tinggal

INDONESIASATU.CO.ID:

DENPASAR- Bertanya serta mendengarkan petunjuk dari seorang yang memiliki pengalaman dan pemahaman adalah sangat penting.Dialah yang kita sebut sebagai"Guru".Sosok yang mampu menuntut masuk ke dalam diri,sehingga kita dapat melihat luasnya pagelaran jagad kehidupan yang tak terbatas. Guru yang baik adalah yang mampu mempertemukan kita dengan Sang Guru Sejati.

Luck Hendrawan (54) berbagi pengetahuan dari tanah Parahyang ke Pulau Seribu Pura membersembahkan Karya ke duanya "Sajatining Guru Waspada Permana Tinggal" Minggu kemarin (28/10) bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, mengadakan Bedah Buku di Puri Taman Sari Villas, Kabupaten Tabanan, acara berlangsung dari pukul 18.00 Wita - 23.00 Wita yang di Hadiri sekitar 200 orang.

Bersama para peserta Ketua Yayasan Bumi Dharma Nusantara Galih Rakasiwi sebagai moderotor membawa peserta untuk mengakaji isi buku tersebut bersama para Pemuda-Pemudi Bali yang masih konsen menjalankan tradisi,kebudayaan leluhur. Beberapa peserta bertanya dan di jawab secara lugas dan tepat oleh Sang Penulis LQ Hermawan atau yang lebih akrab di panggil Abah Uci.

Membandingkan tulisan Abah Uci pada buku pertama"Pitutur Agung Sang Batara Guru", buku Sajatining Guru Waspada Permana Tingal tidak lagi bicara tentang alam semesta namun penulis mengajak para pembaca melangkah memasuki jagad alit yang merupakan jagad agung itu sendiri.Buku Kedua ini bukan hanya berisi saripati kehidupan, tapi juga menjadi pilar pusaka kehidupan.Apa yang tak dipahami pembaca sebelumnya akan menjadi jelas, dan apa yang pembaca ragukan bahkan hal yang ditakuti akan sirna melalui lembar-demi lembar buku "Sajatining Guru Waspada Permana Tingal", yang akhirnya membawa pembaca dalam kelegaan.Bahkan dapat memicu rasa percaya diri dalam mengarungi kehidupan dengan rasa bahagia.

Pada Senin malam Senin (29/10) di Natah Kantor Jl.Soka No.6 -Sanur sekitar pukul 19.00 -22.00 Wita sekitar 50 orang berkumpul sambil ngopi SariBhumi mendiskusikan buku tersebut dibawakan oleh Moderator Hendra Hendarin Peserta bahkan datang dari Surabaya,Kalimantan,Jakarta, Lombok yang baru sempat hadir ke Bali.

"Harapan saya sudah jelas dengan persoalan kebangsaan tak hanya sebatas Bali,tapi saya berangkat titik awalnya di Bali, karena pemuda-pemudinya masih kompak dan masih menjalankan tradisi serta budaya leluhurnya", Kata LQ Hendrawan ketika di konfirmasi Jurnalis Indonesia Satu Biro Bali di Natah Kantor,Sanur.

" Jika ajaran leluhur bangsa di singkirkan maka derajat manusia Indonesia lebih rendah dari bangkai binatang di tempat sampah",tegasnya.

"Bagi teman-teman yang tak sempat ke Bali buku "Sajatining Guru Waspada Permana Tingal " karya Lucky Hermawan dapat di pesan Rp.140.000,- menghubungi WA 0857 9821 6199 transfer melalui BNI : 0431 440395 a/n Yayasan Bumi Dharma Nusantara"  pungkas Galih Rakasiwi Ketua Yayasan Bumi Dharma Nusantara.(gun)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita