Mengenal Masjid Jogokariyan (4) Menggagas Undangan Shalat Subuh Berjamaah

maghfur, 23 Jun 2019,
Share w.App T.Me

SECARA keseluruhan saat ini bangunan Kompleks Masjid Jogokariyan berada di atas tanah seluas 1478 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama terdiri dari bangunan Masjid Jogokariyan dengan luas 387 meter persegi.

Lantai 2 memiliki luas 400 m2; dan lantai 3 memiliki luas 170 m2. Selain itu, bangunan kompleks Masjid Jogokariyan juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas, di antaranya adalah bangunan utama 3 lantai; ruang utama 1 buah; serambi 3 buah; ruang serbaguna 1 buah; ruang tidur/penginapan 3 buah.

Ada lagi ruang etalase 1 buah; ruang kantor 1 buah; ruang gudang 3 buah; ruang poliklinik 1 buah; ruang perpustakaan 1 buah; garasi 1 buah; tempat wudu 5 lokal; kamar mandi 30 buah; ruang dapur 1 buah; menara 1 buah; sound system 1 set; hall 1 buah; Islamic Center 1 buah; hotel kualitas bintang 4 sebanyak 11 kamar; secretariat 1 buah; CCTV 1 set (16 kamera); fingerprint 2 set; mobil operasional masjid 1 buah.

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jogokariyan merancang beberapa program dengan konsep manajemen masjid. Program-program tersebut dijalankan oleh ta’mir sebagai langkah strategis dan praktis untuk menjadikan Masjid Jogokariyan sebagai pusat peradaban umat. 

Ta’mir dan pengurus Masjid Jogokariyan memiliki peta dakwah yang jelas, wilayah dakwah yang nyata, dan jama’ah yang terdata. Masjid Jogokariyan menginisiasi sensus masjid yang ditujukan untuk mengetahui data-data jama’ah secara detail, mencakup potensi dan kebutuhan, peluang dan tantangan, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, serta kekuatan dan kelemahan. 

Pendataan itu dimaksudkan sebagai database dan peta dakwah agar kegiatan masjid bisa lebih komprehensif. Database yang dimiliki DKM Jogokariyan tidak hanya menyoal hal-hal semacam itu, melainkan juga menyoal siapa saja jamaah yang sudah menunaikan shalat dan yang belum,  termasuk siapa jama’ah yang shalat berjamaah ke masjid dan yang tidak, siapa jamaah yang berqurban dan berzakat di Baitul Maal Masjid Jogokariyan, serta siapa saja jama’ah yang aktif mengikuti kegiatan di masjid, seperti kajian, dan yang tidak.

Di dalam peta data (database) DKM Jogokariyan, dapat diketahui peta rumah penduduk Kampung Jogokariyan yang sekaligus menjaid jamaah masjid tersebut. Di dalam peta tergambar beberapa simbol seperti Kakbah (bagi penduduk yang telah berhaji), unta (bagi yang telah berqurban), koin (bagi yang telah berzakat), peci, dan lain-lain. 

Pada peta tersebut juga disimbolkan dengan berbagai warna yang berwarna-warni seperti hijau, hijau muda, kuning, dan seterusnya. Data-data mengenai potensi tadi dipergunakan oleh ta’mir Masjid Jogokariyan untuk berbagai keperluan. 

Masjid Jogoakriyan sengaja tidak membuat unit usaha sendiri di sekitar masjid. Hal itu dimaksudkan untuk tidak menyakiti hati jamaah yang memiliki usaha serupa. Sebagai gantinya, Masjid Jogokariyan selalu memberdayakan warga yang tinggal di sekitar masjid untuk berbagai macam kegiatan. 

Contohnya, setiap minggu Masjid Jogokariyan selalu menerima ratusan tamu. Untuk keperluan konsumsi, ta’mir masjid memesankannya pada jamaah yang memiliki usaha rumah makan atau cathering dan lain sebagainya.

Dewan Kemakmuran Masjid Jogokariyan juga menggagas inovasi (terobosan) dengan membuat surat undangan sholat subuh berjamaah.  Lazimnya sebuah undangan dimaksudkan agar orang bersedia datang untuk menghadiri acara hajatan baik perkawinan maupun khitanan. 

Namun DKM Jogokarian justru menyebarkan undangan untuk shalat subuh sebagai upaya meningkatkan niat jamaah beribadah subuh berjamaah di masjid.

Ta’mir Masjid Jogokariyan sengaja membuat undangan khusus dan ditujukan kepada seluruh jama’ah yang disertai dengan nama lengkap mereka. Undangan tersebut berbunyi, “Mengharap kehadiran Bapak/Ibu/Saudara .... dalam acara Salat Subuh Berjama’ah, besok pukul 04.15 WIB di Masjid Jogokariyan.”

Di dalam undangan tersebut juga disertai hadist-hadist mengenai pentingnya beribadah Subuh berjamaah di masjid. Undangan semacam itu terlihat sangat eksklusif dan terbukti mampu meningkatkan jumlah jamaah shalat subuh berjamaah di Masjid Jogokariyan. (maghfur/dari berbagai sumber)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu