Mengenal Cagar Budaya Pemandian Citaman, Di Kaki Gunung Pulosari

INDONESIASATU.CO.ID:


Pandeglang, Banten,- Rekreasi diakhir pekan, bagi kebanyakan orang merupakan rekreasi menenangkan diri setelah satu pekan disibukan oleh aktifitas pekerjaan. Tidak hanya itu, rekreasi juga dapat berpengaruh menghangatkan kerukunan dan keharmonisan mahligai rumah tangga.

Minggu (4/11), indonesiasatu.co.id mendatangi salah satu tempat wisata alam di Kabupaten Pandeglang, Banten. Tepatnya wisata Pemandian Citaman yang berlokasi di Kampung Cigadung Desa Sukasari Kecamatan Pulosari. Untuk menuju kelokasi tersebut jika titik nolnya dimulai dari jantung Ibu Kota Pandeglang, dapat ditempuh dengan waktu sekira satu jam perjalanan.

Selama dalam perjalanan kita akan menikmati pemandangan alam disekitar pegunungan pulosari. Bahkan sesampainya dilokasi, sebelum memasuki area wisata pemandian, disepanjang jalan menuju lokasi sekira 300 meter, kita juga akan melihat aktifitas warga yang menjajakan beragam macam dagangan. Mulai dari berjualan kuliner hingga hasil bumi yang dihasilkan langsung oleh para petani setempat.

Pemandian ini memiliki tiga kolam dengan luas kolam diperkirakan 1000 M2. Dengan sumber air yang begitu bening lantaran langsung dari mata air pegunungan Pulo Sari membuat pengunjung lebih nyaman berendam didalam air karena dapat merasakan kesejukan dan keindahan pesona alam pegunungan. 

Kepada indonesiasatu.co.id, pengunjung mengakui indahnya pesona pemandian citaman. Menurut mereka berwisata di pemandian citaman merasa dekat dengan alam. Dan kebanyakan pengunjung begitu menikmati berada diarea wisata. Canda ria pengunjung saat berada dikolam sambil sesekali berfhoto selfi, adalah pemandangan yang tak bosan untuk dilihat. 

"Pokoknya asyik mandi di citaman ini apalagi bersama keluarga. Udah gitu pemandangan alamnya pun begitu mengagumkan. Pemadian ini sepertinya tidak banyak pemugaran karena terlihat seakan masih alami. Bahkan mandi disini seolah- olah kita mandi dikaki bukit Gunung Pulosari", ujar Didin seorang pengunjung asal Jakarta ini mengungkapkan pada indonesiasatu.co.id 

Untuk diketahui ternyata pesona wisata pemandian citaman tidak hanya pada lokasi kolam pemandiannya saja, akan tetapi lokasi ini pun ternyata menyimpan sejarah yang terkandung didalamnya, bahkan lokasi ini merupakan lokasi cagar budaya dalam pengawasan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Balai pelestarian cagar budaya propinsi Banten, seperti yang tertulis pada papan nama disekitar lokasi wisata.

Rasa ingin tahu terkait rumor mistis dan sejarah keberadaan wisata pemandian citaman,  indonesiasatu.co.id menemui beberapa orang keamanan dan penjaga tiket masuk wisata. Dari keterangan mereka membenarkan lokasi wisata tersebut adalah cagar budaya yang dilindungi kelestariannya oleh pemerintah.

"Ya, Citaman ini adalah Cagar Budaya yang dilindungi kelestariannya oleh pemerintah. Namun untuk pemgelolaan wisata pemandian dan situs Batu Go'ong itu dikelola oleh warga Desa Sukasari", ujar Kosim seorang penjaga tiket masuk pada Indonesiasatu.co.id.

Dikatakan dia, area wisata pemandian ini selain tiga kolam renang dan situs Batu Goong, disini juga terdapat Makam Keramat. "Disini ada dua makam keramat, yakni Keramat Raden Mas Paku Bumi dan Keramat Nyi Purba Mayangsari. Jadi pengunjung kalau mau berziarah bisa di dua makam keramat tersebut", imbuh Kosim seraya menambahkan kalau pemandian citaman konon ceritanya berpetuah. 

"Benar pak dari cerita orang tua disini pemandian citaman ini memiliki sembilan khasiat diantaranya, Cikajayaan, Cikagitikan, 
Cikapaliasan, Cikaapesan, Cikapangantenan, Cikaputrian, Cikahuripan, Cikembang dan Cikaramean. Dan kesemuanya itu masing- masing ada penunggunya", tutup Kosim. (dhank)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita