Luput Dari Pengawasan..!! Pelajar SMPN 1 Kertosono Ditemukan Tewas Dibawah Tangga

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Pelajar SMPN I Kertosono kelas 8A Kartiko Pranata Mahardika (15) tahun asal Jl.Imam Bonjol, Gang 2 No. 10, Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono ditemukan tewas dibawah tangga sekolah, Senin 12 Februari 2018. Kejadian berawal saat semua siswa dan perangkat guru menjalankan giat upacara hari senin. Korban diduga datang terlambat dan tergesah-gesah datang ke sekolah.Sesampai di sekolah karena akan mengikuti giat upacara korban terpleset di tangga dan diketahui tidak sadarkan diri. Sudah dilakukan upaya pertolongan oleh para guru, tapi apa daya akhirnya korban meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Kertosono oleh jajaran Polsek Kertosono.

Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sissik membenarkan kejadian tersebut. Menurut kompol Abraham kejadian terjadi begitu cepat, hanya dalam hitungan menit setelah bersalaman dengan gurunya dan tergesah-gesah, korban ditemukan tertelungkup tidak sadarkan diri di bawah tangga sekolah. "Hitungan menit, korban usai bersalaman dengan gurunya dan tergesah-gesah, ditemukan tidak sadarkan diri dibawah tangga sekolah," ungkap Kompol Abraham saat dijumpai Wartajatim di depan ruang IGD RSUD Kertosono.

Sementara itu, kepala sekolah SMPN I Kertosono Hariyanto saat dihubungi oleh Wartajatim membenarkan memang benar ada kejadian murid didiknya meninggal dunia. Bahkan dirinya akan langsung meluncur ke RSUD Kertosono untuk melihat korban, tapi nyatanya sampai korban dibawa ke Rumah duka, Hariyanto urung datang. "Iya benar siswa saya jadi korban, saya sedang rapat saber pungli di Nganjuk, tadi ketika saya dapat info, saya kira berita hoak, " ungkap Kepala Sekolah SMPN I Hariyanto kepada Wartajatim.

Diketahui imam paman korban, korban merupakan murit berprestasi di sekolah. Sering mendapat juara 1 dan 2 disekolah, bahkan korban pernah juara 3 seleksi Tenis Meja Popwil Nganjuk, serta ikut kejuaraan di Kediri mendapat juara empat. "Korban juara 1 dan 2 disekolah, juara 3 seleksi tenis dikabupaten, dan baru saja juara empat di Kediri, " urai imam lebih lanjut.di/kusno

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita