Lapas Jombang Teken MoU Dengan BNN, Bebas Dari Narkoba

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jombang teken Monetery of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) perihal kawasan bebas Narkoba, Kamis (21/3/2019) pagi. 

Kepala Lapas Kelas IIB Jombang, Wachid Wibowo mengatakan selain penandatanganan MoU pada kesempatan baik tersebut juga dilakukan tes urine kepada pegawai Lapas dan perwakilan Nara Pidana (Napi). Langkah ini dilakukan sebagai komitmen untuk menciptakan kawasan Lapas bebas dari pengaruh Narkoba. 

"Langkah ini sebagai komitmen untuk membuktikan sejak lama upaya pemberantasan dan penegakan kawasan bebas dari Narkoba," kata Wachid saat memberikan kata sambutan.

Menurut Kalapas, terkhusus kegiatan tes urine dilakukan tanpa sepengetahuan pihak Lapas tapi hanya diketahui kalangan terbatas, selain Kalapas dan Kepala BNNK serta Kasatnarkoba Polres Jombang. Tanda tangan MoU merupakan komitmen tertulis, tapi kedepan pihak Lapas dan jajaran Satreskoba akan melakukan tes urine secara reguler dengan secara tiba-tiba. Dirinya meyakini pegawai Lapas sudah siap akan hal itu.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Jombang AKP Mohammad Mukid mengatakan pihaknya sangat siap jika kapanpun dilibatkan dalam urusan pemberantasan Narkoba dan penegakan wilayah bebas dari Narkoba. Bahkan pihaknya siap mengawal penegakan wilayah Kalapas bebas dari Narkoba. Dalam kesempatan yang sama, tadi sudah dilakukan pengecekan urine sebanyak 13 orang pegawai Kalapas dan 6 orang Napi, dengan hasil negatif. 

"Kepolisian akan selalu siap sedia bersinergi dengan Lapas untuk menegakkan Lapas dari ancaman penyalahgunaan Narkoba," tutur AKP Mukid.

Menurut Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsih Kerjasama dari pihak Lapas bersama Kepolisian dan BNN guna mnunjukkan langkah serius dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang ada di internal Lapas. Sehingga jika ada indikasi temuan tidak ada hal yang harus ditutup-tutupi. 

"Kerjasama, dalam hal ini apabila ada indikasi adanya peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba yang ada diinterbal lapas baik petugas maupun warga binaan, kedepan lapas Jombang akan welcome apabila ada indikasi, jadi tidak ada yang ditutup tuotupi. Karena sama semua komitmennya untuk memberantas narkoba,” kata Suharsih.

Usai kegiatan penandatanganan MoU dan tes urine, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan pembinaan terhadap puluhan pegawai Lapas Kelas IIB Jombang. (die/kla)

  • Whatsapp

Index Berita