Komisi II DPRD Kota Manado Menggelar Hearing Dengan Para Pedagang Kaki Lima

indonesiasatu, 18 Jul 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

MANADO-Anggota Komisi II DPRD Kota Manado menggelar hearing dengan para pedagang kaki lima di pusat kota Manado di ruang rapat paripurna, Rabu(17/07) siang.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh wakil ketua Komisi II DPRD Kota Manado, Pingkan Nuah didampingi sejumlah anggota DPRD lainnya, sedangkan dari pihak pemerintah Kota Manado dihadiri assisten 2, Dr.Nora Lumentut, Kasatpol PP Kota Manado, Lurah Pinasungkulan, serta Camat Wenang.

Dalam kesempatan tersebut para pedagang kaki lima ini menyesalkan sikap Kasatpol PP Kota Manado yang baru beberapa hari dilantik oleh Walikota Manado, langsung melakukan tindakan penertiban tanpa sosialisasi dan solusi, padahal para PKL ini sudah sekitar 7 tahun berdagang.

"Harusnya Satpol PP Kota Manado melakukan sosialisasi dahulu sebelum melakukan penertiban, jangan semena-mena bertindak", ujar Nyong Bilondatu salah satu PKL.

Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP Kota Manado, membantah hal tersebut, dirinya mengklaim telah memberikan pemberitahuan dan dirinya hanya menegakkan Peraturan daerah, bahws trotoar tidak dibenarkan dimanfaatkan untuk berdagang karena mengganggu kepentingan umum.

Setelah mendengarkan aspirasi para pihak, sejumlah anggota DPRD Kota Manado menyesalkan sikap Kasatpol PP Kota Manado yang dengan tergesa-gesa melakukan tindakan penertiban, padahal baru beberapa hari dilantik.

Menurut Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Manado, Pingkan Nuah, seharusnya Satpol PP jangan serta merta melakukan penertiban, tapi juga harus memberikan solusi, karena pedagang kaki lima ini juga butuh penghidupan.

Benny Parasan yang juga anggota DPRD Kota Manado, juga mempertanyakan sikap dari Satpol PP Kota Manado, kenapa tidak pernah dilakukan penertiban selama ini. apakah ada konspirasi ???

Menariknya, dalam hearing tersebut juga dipertanyakan keberadaan kunya-kunya street yang jelas-jelas menggunakan badan jalan di dalam aktifitasnya yang justru melanggar undang-undang.

Pada akhirnya, setelah mendengarkan seluruh aspirasi semua pihak yang ada, Pingkan Nuah mengakhiri pertemuan dan berjanji akan menggelar pertemuan kembali untuk mencari solusi bagi semua pihak.(Steven Pande-iroot)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu