Kapolda Jatim Menghadiri Seminar Nasional di Jombang

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, polisi dan ulama harus bergandengan untuk menjaga kondusivitas Pemilu 2019. Luki menilai ulama memiliki peran besar dalam mewujudkan kedamian bangsa.

Hal itu disampaikan kapolda menjawab wartawan usai menghadiri seminar nasional bertajuk Aktualisasi Resolusi Jihad untuk Persatuan Bangsa Menuju Pemilu Damai di Ponpes Tebuireng, Jombang, Minggu (11/11).

Menurut Kapolda, memasuki masa pileg dan pilpres, situasi beberapa bulan terakhir cukup memanas. Di sinilah peran ulama untuk meredam situasi tersebut agar menjadi lebih kondusif.

”Jadi peran ulama ini diharapkan mampu meredam. Sehingga tidak timbul perpecahan bangsa," ujar Luki Hermawan.

Peran ulama, kata lelaki kelahiran 22 April 1965 ini, sangat besar. Bukan hanya dalam momentum pemilu saja, melainkan dalam menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa secara keseluruhan.

”itu sudah terbukti dalam sejarah, seperti KH Hasyim Asy’ari itu. Perjuangan beliau memiliki pengaruh besar untuk negeri ini,"

Itu pula sebab, Kapolda Luki Hermawan meminta agar tidak mengesampingkan peran ulama. Kepada ulama dia berharap hendaknya hadir di garda depan agar bangsa ini tetap damai dan kuat.

”Kita harus perkuat dengan kekuatan dan doa. Apalagi, mereka (ulama) ini memiliki santri yang jumlahnya tidak sedikit," ujar dia.

Luki juga mengimbau, dalam momentum tahun politik ini masyarakat tidak mudah terpengaruh dan tidak mudah ikut ikutan terprovokasi oleh kabar yang menimbulkan perselisihan.

”Terutama, masyarakat hendaknya tidak terpengaruh berita-berita yang beredar di medsos, karena ini sangat bahaya," papar Luki Hermawan.

Sebenarnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dijadwalkan hadir di Tebuireng. Namun yang bersangkutan tidak bisa menghadiri acara.

”Kami datang mewakili bapak kapolri. Beliau tidak bisa hadir karena ada kegiatan," terangnya.

Luki tiba di Ponpes Tebuireng beserta rombongan dari jajaran Polda Jatim. Luki diterima Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahudin Wahid (Gus Sholah), tandasnya. (oji /kla) 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita