Hendri Saparini: 18 Calon Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Tahun 2017-2022 akan Disampaikan kepada Presiden

WARTAWANINDONESIA.COM: JAKARTA - Wawancara terbuka seleksi calon anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masa jabatan tahun 2017-2022 telah dilaksanakan pada 10 – 11 November 2017 di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Panitia seleksi terdiri atas lima orang, yaitu Hendri Saparini, Paripurna Sugarda, Rhenald Kasali, Ine Minara, dan Alexander Lay.

Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPPU, Hendri Saparini menyatakan dari 26 orang peserta, sebanyak 18 orang telah dinyatakan lulus seleksi wawancara.

“Kita sudah seleksi 18 orang yang akan kita sampaikan kepada Presiden dan kemudian menjadi hak Presiden untuk disampaikan kepada DPR. Jika menurut undang-undang akan ada 9 orang yang terpilih menjadi anggota KPPU,” ungkap Hendri selepas pelaksanaan wawancara terbuka calon anggota KPPU, Sabtu 11 November 2017.

Hendri menuturkan, panitia seleksi berupaya memilih peserta yang sesuai dengan persyaratan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, yakni peserta yang dapat mendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lewat pengaturan dari persaingan usaha.

“Kita mencoba mencari yang terbaik dari yang kita miliki. Kita berharap ada komisioner yang bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan yang diamanahkan undang-undang. Menempatkan keberpihakan kepada pelaku, baik domestik maupun asing di koridor yang semestinya, serta menempatkan pelaku kecil dan besar sesuai dengan koridor yang dimungkinkan,” kata Hendri.

Hendri menambahkan para peserta yang dipilih ialah peserta yang memiliki inisiatif untuk bergerak aktif menghadapi kondisi saat ini, terutama di tengah persaingan global yang terjadi begitu cepat.

“Sehingga yang kita terapkan itu dua tadi. Satu, bisa menata organisasi, kemudian bisa menjalankan kewajibannya. Menjaga persaingan usaha yang sehat. Kedua, juga secara proaktif memikirkan apa yang terbaik bagi Indonesia agar tercipta lingkungan bisnis yang baik”, ujar Hendri.

Terakhir, pihaknya berharap bagi peserta terpilih bisa terlepas dari berbagai kepentingan, bersikap independen, dan berorientasi hanya untuk mendorong adanya tatanan lingkungan bisnis yang lebih baik. (SAR, LAU - Humas Kemensetneg)

Sumber: setneg.go.id