Dari Kediri Untuk Negeri Kediri Menggemakan Persatuan Lewat Kediri Bersholawat

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Kumandang Sholawat jelang datangnya bulan suci Ramadhan, bergema di lapangan Tamtama Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih ,yang diikuti ribuan jamaah yang berasal dari berbagai penjuru Kediri. Mengusung tema “Dari Kediri Untuk Negeri”, acara bertajuk “Kediri Bersholawat“ ini juga diikuti Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno bersama para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim Kediri , Ketua PCNU Kediri K.H.Djazuli Muhammad Ma’mun serta Muspika Kecamatan Ngadiluwih. Sedangkan dari Yayasan Prof.Dr.Moestopo, hadir Kusnanto yang merupakan cucu dari Prof.Dr.Moestopo, wakil rektor bidang administrasi dan keuangan Dr.Andriansyah, wakil rektor bidang kerjasama dan pengembangan Dr.Bambang Winarso dan Harsono, selasa (15/05/2018)

Tak mau ketinggalan Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Junuudul Musthofa bersama Habib Ali bin Hasan Baharun serta Jafar Mania Community (JMC) bersama Habib Jafar bin Utsman Al Jufri, turut mengumandangkan Sholawat bersama ribuan jamaah yang memadati lapangan Tamtama.  

Sebelum acara dimulai, Kusnanto bersama Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Habib Jafar bin Utsman Al Jufri, Habib Ali bin Hasan Baharun, Danramil Ngadiluwih Kapten Inf Supriyadi dan Kapolsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimyati, menyerahan secara simbolis tali asih kepada 102 anggota LVRI, Pepabri dan Perip se-Kecamatan Ngadiluwih.

Ditempat terpisah, dalam sambutannya di Kediri Bersholawat, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengeaskan, bahwa keberagaman harus dihargai dan dihormati, karena sudah sangat jelas, sejak bangsa ini menyatakan kemerdekaannya, Bhinneka Tunggal Ika sudah menjadi dasar pokok kehidupan berbangsa dan bernegara. Terkait terorisme, ia meminta dukungan seluruh warga Kediri untuk menolak tegas segala bentuk aksi terorisme.

“Apapun alasannya, aksi terorisme, termasuk bom bunuh diri di Surabaya kemarin, tidak dibenarkan dalam agama manapun. Terorisme tetaplah terorisme, menggangu ketentraman ,sekaligus merusak kenyamanan. Bersama TNI dan Polri, kita harus bersatu, lawan dan melawan segala aksi terorisme,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh jamaah yang memadati lapangan Tamtama ini, untuk tetap tenang dan mempercayakan segala hal terkait gangguan kamtibmas kepada TNI dan Polri. Selain itu, ia juga meminta kesadaran, untuk membantu segala hal yang berhubungan erat dengan pencegahan maupun pemberantasan terorisme, khususnya di Kediri.

Gema Sholawat dikumandangkan dan seluruh jamaah secara bersama-sama. Mereka tanpa lelah, terus mengumandangkan Sholawat. Tak hanya itu saja, ditengah-tengah acara tersebut, Habib Ali bin Hasan Baharun mengingatkan kepada seluruh jamaah, bahwa sebentar kita memasuki bulan suci Ramadhan, berbagai hal penting terkait ibadah puasa disampaikan secara ringkas dan jelas. (dodik suwarno)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita