Ayo Ikut dan Awasi Lelang Pembangunan Lanjutan Pusat Informasi Wisata (TIC) di Carocok Anau Mandeh Tarusan Senilai Rp 1.805.813.000,00

INDONESIASATU.CO.ID:

PAINAN - Tingkatkan pelayanan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan, Satker Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga kembali melanjutkan pembangunan Pusat Informasi Wisata (Tourism Information Center) yang berlokasi di Carocok Anau Mandeh Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Kali ini Satker Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pesisir Selatan menggelontorkan Anggaran sebesar Rp 1.805.813.000,00.

Proyek yang sebelumnya dibiayai dengan APBD Tahun Anggara 2018 dengan nilai proyek Rp.918.880.243,00 ini sebelumnya dimenangkan oleh CV. Belima Jaya dengan penawaran Rp 827.000.000,00. Pelelangan proyek Pembangunan Pusat Informasi Wisata (TIC) ini sebelumnya diikuti oleh 65 peserta dengan penawar terendah adalah CV. Lintas Gunung yaitu senilai  Rp 770.622.000,00, namun pada lembar pengumuman pemenangnya adalah CV. Belima Jaya dimana berdasarkan urutan ajuan penawarannya berada pada urutan ke 5 dari 6 kontraktor yang lolos seleksi.

Secara Ringkas Penawaran Lelang Proyek yang dianggarkan pada Tahun Anggaran 2018 ini adalah sebagai berikut.

Kode Tender                           :1182599
Nama Tender                          :pembangunan pusat informasi (TIC) di carocok anau -mandeh
Rencana Umum Pegadaan    :Kode RUP 18306794    

Nama Paket :                          :pembangunan pusat informasi (TIC) di carocok anau -mandeh      
Sumber Dana:                         :APBD    
Tanggal Pembuatan:               :29 Juni 2018

Pemenang Tender                   :CV. BELIMA JAYA    JL. PERINTIS KEMERDEKAAN RT. IX, RW. III, PAINAN - Pesisir Selatan (Kab.) - Sumatera Barat

Berikut ini adalah penawaran yang diajukan oleh 6 kontraktor yang lolos seleksi berdasarkan Lelang Pemilihan Langsung dengan Sistem Gugur Harga Terendah:

No    Nama Peserta                         NPWP                               Harga Penawaran       Harga Terkoreksi     
1    CV.LINTAS GUNUNG                70.108.833.8-201.000        Rp 770.622.000,00      Rp 770.622.000,00 
2    CV.BUNGA PERMATA HATI      02.115.447.1-201.000        Rp 800.000.000,00      Rp 800.000.000,00
3    CV.LARAS KARYA UTAMA        03.030.973.6-203.000       Rp 811.449.000,00       Rp 811.449.000,00
4    CV. ZAMI KARYA                       01.268.698.6-201.000        Rp 811.930.000,00       Rp 811.930.000,00
5    CV. BELIMA JAYA                      71.924.748.8-201.000        Rp 827.000.000,00       Rp 827.000.000,00 (Pemenang)
6    CV. RINIKA BUANA                   02.065.709.4-201.000        Rp 840.000.000,00       Rp 840.000.000,00

Dari pantauan IndonesiaSatu.co.id pada Porta LPSE Pesisir Selatan, berikut ini penjelasan mengapa Panitia Lelang memenangkan CV. Belima Jaya, dan mengalahkan CV. Lintas Gunung dan peserta lainnya yang lebih rendah penawarannya dari CV. Belima Jaya.

CV.LINTAS GUNUNG

  1. Gugur Teknis, Jadwal pelaksanaan pekerjaan di dalam Metode Pelaksanaan dan Time Schedule yang ditawarkan tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. Contohnya, Pekerjaan Dinding seperti Pekerjaan Bata 1:4, Pekerjaan Plesteran, Pekerjaan Acian sampai dengan Pekerjaan Pengecatan seluruhnya telah selesai dikerjakan, sementara Pekerjaan Pasangan Listrik dan instalasinya masih belum dilaksanakan. (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis).
  2. Personil untuk Tenaga Mandor, Tenaga Logistik dan Tenaga Administasi Keuangan yang ditawarkan telah digunakan oleh CV. NADIN JAYA UTAMA sebagai ditetapkan sebagai Pemenang Lelang pada paket Pematangan Lahan Dan Pembangunan Los Pasar Lunang Kecamatan Lunang. Oleh karena itu, untuk paket pekerjaan ini dianggap tidak menyampaikan personil untuk Tenaga Mandor, Tenaga Logistik dan Tenaga Administasi Keuangan.
  3. Kurva-S pada Time Schedule yang disampaikan tidak memenuhi, tidak sinkron dan selaras dengan Rencana Progres Mingguan (Bobot Rencana) yang diproyeksikan setiap minggunya (Kurva-S hanya ditempel saja pada Barchart) (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 27.11 tentang Evaluasi Teknis);

CV.BUNGA PERMATA HATI 

  1. Gugur Teknis, Jadwal pelaksanaan pekerjaan di dalam Metode Pelaksanaan dan Time Schedule yang ditawarkan tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. Contohnya, Pekerjaan Dinding seperti Pekerjaan Bata 1:4, Pekerjaan Plesteran, Pekerjaan Acian sampai dengan Pekerjaan Pengecatan seluruhnya telah selesai dikerjakan, sementara Pekerjaan Pasangan Listrik dan instalasinya masih belum dilaksanakan. (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis).
  2. Kurva-S pada Time Schedule yang disampaikan tidak memenuhi, tidak sinkron dan selaras dengan Rencana Progres Mingguan (Bobot Rencana) yang diproyeksikan setiap minggunya (Kurva-S hanya ditempel saja pada Barchart) (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 27.11 tentang Evaluasi Teknis);

CV.LARAS KARYA UTAMA 

  1. Gugur Teknis, Metode Pelaksanaan yang disampaikan, tidak lengkap. Tidak menguraikan masing-masing item pekerjaan sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga dalam Dokumen Pengadaan. (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis);
  2. Analisa Teknis Satuan Pekerjaan sebagai bagian dari Metode Pelaksanaan yang disampaikan, tidak lengkap. Tidak menguraikan setiap item pekerjaan dengan jelas dan tidak menggambarkan komposisi kebutuhan Peralatan, yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis);

CV. ZAMI KARYA 

  1. Metode Pelaksanaan yang disampaikan, tidak lengkap. Tidak menguraikan masing-masing item pekerjaan sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga dalam Dokumen Pengadaan. (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis);
  2. Tidak Menyampaikan Network Planing sebagai bagian dari Jadwal    waktu pelaksanaan pekerjaan (Time Schedule) yang dipersyaratkan. (Dokumen Pengadaan BAB II IKP poin 26.5 tentang Evaluasi Teknis).

CV. RINIKA BUANA 

  1. Belum/tidak dievaluasi karena peringkat dibawah calon pemenang.

Kalau dianalisis berdasarkan penawaran yang diajukan oleh CV. Lintas Agung sebagai penawar terendah, dan CV.Belima Jaya sebagai Penawar tertinggi dan ditetapkan sebagai pemenang, maka terdapat selisih senilai Rp.56.378.000,00, Namun penawar terendah pun belum tentu otomatis menang dan masih harus melewati evaluasi dari Panitia Lelang.

Dengan semakin banyak yang ikut tender, maka pengawasan terhadap penyimpangan yang mungkin terjadi bisa diperkecil.

Sumber: lpse

 

 

 

 

  • Whatsapp

Index Berita